Mensos Menyerahkan Bansos untuk 51 Pondok Pesantren di Banten

Jumat, 12 Juni 2020 – 23:10 WIB
Mensos Juliari P. Batubara dalam kunjungannya ke Banten. Foto: Humas Kemensos

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mendistribusikan 10.000 paket sembako kepada 51 pondok pesantren (ponpes) se-Provinsi Banten. Secara simbolik, bantuan "Bansos Kemensos Hadir" diserahkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara kepada perwakilan ponpes di Ponpes Modern Shohibul Muslimin, Serang, Provinsi Banten.

Mensos Juliari Batubara meminta agar tidak dilihat dari nilai bantuannya. Tetapi Mensos mengajak semua pihak melihat kehadirannya di tengah para santri, sebagai bentuk pengakuan negara kepada peran penting pondok pesantren untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pemenang.

BACA JUGA: Mensos Pastikan Mekanisme Penyaluran Bansos Sesuai Prinsip Akuntabilitas

"Saya mengajak para santri, para kiai, dan segenap pengasuh pondok pesantren, untuk membangun optimisme. Mari kita bersatu memenangkan perang melawan pandemi," kata Mensos, Jumat (12/6).

Hadir dalam kesempatan ini, mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Kapolda Banten Irjen Pol. Fiandra, Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras, Dirjen Dayasos Edi Suharto, Forkopinda Kebupaten Serang dan dan sejumlah pejabat terkait.

BACA JUGA: Mensos Paparkan 4 Langkah Atasi Dampak Pandemi Terhadap Kelompok Miskin dan Rentan

Mensos menyatakan, kehadirannya tidak lepas dari arahan Presiden agar turun ke lapangan di saat masyarakat tengah dilanda bencana. "Presiden menekankan agar negara hadir di tengah masyarakat yang terkena bencana," katanya.

Selanjutnya, Mensos menyatakan harapannya kepada santri dan pondok pesantren, sebagai wadah pembentukan akhlak dan intelektual generasi muda.

BACA JUGA: Mensos: Tagana Jadi Garda Terdepan Pemakaman Jenazah COVID-19

"Dari pondok pesantren akan lahir para pemimpin bangsa masa depan. Mudah mudahan dari pondok pesantren akan lahir pemimpin yang mengangkat kesejahteraan bangsa," kata Mensos.

Kemensos mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Dalam penyaluran bansos sembako, Kemensos juga bersinergi dengan komunitas selain dengan pemerintah daerah dan K/L dimana penerima barang berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Distribusi di Ponpes Modern Shohibul Muslimin ini merupakan salah satu bentuk sinergi Kemensos dalam distribusi bansos sembako dengan komunitas, " kata Mensos.

Dalam kesempatan yang sama, Bachtiar Chamsyah yang juga pengasuh Ponpes Shohibul Muslimin, menyatakan apresiasi tinggi kepada Mensos Juliari. Bachtiar mengucapkan terima kasih atas bantuan "Bansos Kemensos Hadir".

"Di tengah pandemi di tengah tantangan ekonomi, beliau berkenan hadir dan menyerahkan 10.000 paket sembako. Masya Allah," katanya.

Bachtiar memuji langkah dan kepemimpinan Mensos Juliari. "Dari Jakarta beliau berkenan hadir di tempat ini. Ini wujud kerja keras dan visi pemimpin yang tidak terkotak-kotak atas dasar agama, ras, suku bangsa dan status sosial," ujarnya,

Ia menyebut Mensos sebagai pemimpin yang sarat dengan tauladan dan suka membangun kebersamaan. "Ini kualitas pemimpin yang perlu ada di tengah kondisi dimana bangsa tengah menghadapi tantangan nasionalisme," pungkasnya. (ikl/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler