Mensos Tri Rismaharini Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Ini yang Dikenangnya

Jumat, 22 Oktober 2021 – 17:02 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini berziarah ke makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Dhien di di kompleks pemakaman Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Jumat (22/10). Foto: Kemensos

jpnn.com, SUMEDANG - Menteri Sosial Tri Rismaharini berziarah ke makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Dien di Sumedang, Jumat (22/10).

Dia menjelaskan kegiatannya tersebut bertujuan mengenang jasa besar pejuang perempuan dari Aceh itu.

BACA JUGA: Anies: Insyaallah Masjid Cut Nyak Dien Semakin Maju dan Menjadi Contoh

“Beliau dimakamkan di sini sebetulnya merupakan pembuangan oleh penjajah. Di era itu, dibuang ke Sumedang, sudah seperti dibuang ke negara lain,” kata Mensos Risma di kompleks pemakaman Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan.

Menurut Risma, perjuangan Cut Nyak Dien patut diteladani generasi bangsa saat ini.

BACA JUGA: Ine Febriyanti Tak Bosan Memerankan Sosok Cut Nyak Dien, Ini Alasannya

Cut Nyak Dien gigih berjuang dan bersikukuh enggan menyerah dan terus menggelorakan perlawanan terhadap kolonial Belanda dari pedalaman Aceh, kendati kondisi fisiknya sudah sangat memperihatinkan.

“Beliau tidak mau menyerah tetap berjuang dari dalam hutan, meskipun sudah lemah dan pandangannya terganggu. Tetap berjuang dari dalam hutan," kenang mantan Wali Kota Surabaya itu.

BACA JUGA: KRI Cut Nyak Dien Tangkap Tug Boat di Perairan Selat Berhala

Mensos ingin generasi muda yang tidak merasakan perjuangan fisik meraih kemerdekaan, agar mengenang, menghargai dan meneladani perjuangan para pahlawan.

Selain itu, dia menekankan pentingnya generasi saat ini paham bahwa kemerdekaan saat ini ditempuh dengan perjuangan yang luar biasa berat dan panjang oleh para pahlawan, salah satunya oleh Cut Nyak Dhien.

Menurutnya, sikap menghargai dan meneladani perjuangan para pahlawan bisa tumbuh bila mereka mengetahui dan memahai jalannya sejarah terlebih dulu.

“Saya saja enggak tahu detail mengapa Cut Nyak Dien dimakamkan di sini, apalagi anak-anak sekarang,” katanya.

Oleh karena itu, Mensos Risma tengah memikirkan konsep kegiatan atau program yang bisa mewadahi kebutuhan tersebut.

Dia berencana mengajak perwakilan kelompok generasi muda berziarah ke taman makam pahlawan nasional secara bergantian setiap tahun.

Dalam program tersebut, dimungkinkan keterlibatan Karang Taruna sebagai perwakilan kelompok muda.

Risma juga merima masukan tentang rencana pemerintah daerah menata kompleks makam Cut Nyak Dien.

Terkait rencana pemda membuat master plan penataan kawasan makam, dia menyampaikan pada dasarnya Kemensos mendukung jika semangatnya untuk menghargai jasa para pahlawan.

“Nanti kita lihat rencananya daerah dulu. Mudah-mudahan kami bisa membantu dengan anggaran yang terbatas. Saya juga tidak bisa sendiri. Perlu mendiskusikan dengan semua pihak. Selain dengan daerah juga dengan Pemerintah Aceh dengan tokoh-tokoh masyarakat, dan sejarawan. Cut Nyak Dien ini kan milik bangsa Indonesia,” kata Mensos Risma.

Kehadiran Mensos disambut baik Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dony mengemukakan rencana pemerintah daerah untuk melakukan penataan kompleks makam.

“Kami sampaikan kepada Bu Mensos bahwa kami akan melakukan penataan dengan membuat jalur baru yang langsung ke makam Cut Nyak Dien. Untuk itu, perlu untuk ada pembebasan lahan. Kami perlu memohon dukungan dan bantuan dari Ibu Menteri dan semua pihak terkait termasuk Pemerintah Aceh dan tokoh-tokoh Aceh,” katanya.

Cut Nyak Dien dibuang ke Sumedang, Jawa Barat, pada awal 1906.

Hal itu dilakukan militer Belanda untuk menghindari serangan balasan dari para pejuang Aceh.

Di Sumedang, Cut Nyak Dien diberi rumah untuk tempat tinggal, yang dekat dengan Masjid Agung Sumedang.

Cut Nyak Dien dianugerahi gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor116/TK/ Tahun 2015 tanggal 4 November 2015.

Namanya diabadikan menjadi nama jalan di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, juga diabadikan menjadi nama Kapal Republik Indonesia (KRI) milik TNI AL. (mrk/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hasto Mau Kirim Buku Cut Nyak Dien ke Putri Amien Rais


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler