Mental Juara yang Bicara

Lorenzo Paksa Persaingan Hingga Balapan Terakhir di Valencia

Senin, 28 Oktober 2013 – 07:27 WIB

MOTEGI - Harapan untuk menyaksikan serunya persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2013 terjaga hingga balapan terakhir di Valencia pada 10 November nanti. Jorge Lorenzo terus menjaga peluangnya mempertahankan gelarnya. Pembalap Yamaha Factory itu kembali memperpendek jarak poinnya dari Marc Marquez yang kukuh di puncak.
    
Lorenzo melepaskan diri dari tekanan berat saat memenangi MotoGP Jepang, kemarin. Bertarung ketat dengan duo Repsol Honda, Marquez dan Dani Pedrosa, dia tak tergeser dari posisi terdepan. Kini, dia hanya terpaut 13 poin dari Marquez menuju lomba di Valencia.
    
"Ketika melihat ke balapan Moto3 dan Moto2 hari ini (kemarin, Red), Anda tidak akan pernah tahu apa yang terjadi. Sampai finis saat balapan, kita tahu bahwa musim belumlah tuntas. Saya bukan pemuncak klasemen, jadi semua tidak bergantung pada saya. Jadi kita lihat saja bagaimana strategi kami di Valencia. Saya adalah pembalap dengan kemenangan terbanyak musim ini dan itu sangatlah penting," beber Lorenzo seperti dikutip situs resmi MotoGP.
    
Di Valencia semuanya akan ditentukan. Marquez tetap berada di posisi paling depan. Dengan keunggulan 13 poin, asalkan berada di posisi empat besar, dia bisa menyandang status sebagai rookie yang langsung merebut gelar juara MotoGP.
    
Kondisi tersebut membuat Lorenzo butuh keajaiban untuk kembali juara. Selain berusaha mencari kemenangan di Valencia, dia juga berharap Marquez meraih hasil buruk.
    
Tetapi meski berada di posisi kedua dia masih jadi pembalap dengan kemenangan terbanyak musim, yaitu tujuh kali. Tak hanya itu suksesnya di Motegi membawa Yamaha meraih kemenangan ke-200 di kelas MotoGP serta kemenangan ke-51 dalam karier Lorenzo di kelas premier.
    
"Melihat hasil balapan, di lima besar setelah saya adalah semuanya pembalap Honda dan wajarnya sirkuit ini lebih baik untuk mereka. Jadi menang di balapan kandang Honda dengan kemenangan ke-200 Yamaha di kelas MotoGP, ketika kami mengambil risiko dengan ban soft, ini sangat memuaskan," terang Lorenzo
    
Kondisi lintasan yang kering sedikit memberikan nafas lega bagi Marquez. Setelah tergelincir di sesi pemanasan, pembalap 20 tahun itu mampu merepotkan Lorenzo saat balapan. Padahal, akibat terjatuh di sesi sebelumnya itu, Marquez masih merasakan sakit pada leher dan punggungnya.
    
Marquez pun gagal menang di tiga balapan terakhir. Meski demikian, dia mengaku tak terlalu kecewa dengan hasil lomba 20 lap tersebut. Tambahan 20 poin tetap menjadi torehan penting menuju persaingan akhir.
    
"Posisi kedua sangat penting. Saya harus fokus pada tugas dan motor di Valencia. Yang perlu diingat, ini baru musim pertama saya. Meraih gelar juara bukanlah target saya di awal musim, tapi saya akan berusaha untuk memastikannya," beber Marquez. (ady/ham)

BACA JUGA: Incar Pilar Timnas Pendidikan Perkuat Persib Bandung

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penalti Soldado Antar Tottenham ke Empat Besar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler