Menteri Yohana Sesalkan Pelibatan Anak Dalam Aksi Teroris

Senin, 14 Mei 2018 – 17:45 WIB
Yohana Yembise. Foto: Mesya/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise menyatakan dukacita atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Surabaya. Dia menilai perempuan mesti melihat potensinya sebagai aset negara yang harus diberdayakan untuk pembangunan.

“Perempuan sebaiknya fokus pada hal positif untuk mengembangkan potensinya supaya jadi perempuan mandiri dan terlibat dalam semua aspek pembangunan,” ujar Menteri Yohana, Senin (14/5).

BACA JUGA: PB PMII Mengutuk Keras Aksi Terorisme di Surabaya

Dia juga menyesalkan tindakan orang tua yang melibatkan anaknya dalam aksi terorisme. Pelibatan anak dalam tindakan terorisme dan radikalisme bisa dikenakan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Mama Yo, sapaan akrab Yohana, mengimbau pentingnya membangun ketahanan keluarga serta kepekaan terhadap lingkungan agar tidak terpengaruh atau terbawa radikalisme.
“Kepala keluarga juga berperan penting terhadap perlindungan keluarganya,” ucapnya.

BACA JUGA: Efek Bom Surabaya, 100 Personel Jaga Rumah Ibadah

Lebih lanjut, menurut Yohana, Kementerian PPPA mengecam dan mengutuk keras kejadian peledakan bom yang kembali terjadi di Surabaya. Apalagi perempuan dan anak-anak dilibatkan sebagai pelaku peledakan bom bunuh diri.

“Kami meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan mendukung #KamiTidakTakut, #BersatuLawanTeroris," pungkasnya.(esy/jpnn)

BACA JUGA: Anggota Polri Gugur, Fadli Zon: Jelas ini Bentuk Kelalaian

BACA ARTIKEL LAINNYA... Di Kongres PKPI, Jokowi dan Diaz Doakan Korban Teror Bom


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler