Merak Antre Panjang Lagi, Jalan Tol Lumpuh

Minggu, 19 Juni 2011 – 01:53 WIB

CILEGON – Antrean dan kemacetan parah kembali terjadi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, BantenBahkan, antrean yang terjadi sejak Jumat (17/6) hingga kemarin (18/6) nyaris melumpuhkan jalan tol Jakarta–Merak.

Pantauan Indopos kemarin (18/6) menyebutkan, akibat lima lahan parkir di kawasan Pelabuhan Merak penuh, antrean dan kemacetan pun terjadi di depan gerbang pelabuhan dan Jalan Cikuasa Atas

BACA JUGA: Kunjungan Turis ke DKI Menurun

Panjangnya ekor antrean yang mencapai 15 kilometer juga mengakibatkan lalu lintas di jalan tol Merak–Jakarta lumpuh
Itu terjadi karena ribuan truk di Jalan Cikuasa Atas, Kota Cilegon, dan jalan tol Tangerang–Merak dijadikan kantong parkir supir truk

BACA JUGA: Kunjungan Turis ke DKI Menurun



Kini antrean truk tersebut memanjang dari luar pelabuhan hingga jalan tol Tangerang–Merak Km 95.00, Kota Cilegon
Selain kurangnya kapal, antrean itu terjadi karena banyaknya kendaraan truk berukuran panjang.

Manajer Operasional PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Zailis Anas mengatakan, antrean truk saat ini terjadi karena minimnya jumlah kapal roll on-roll off (ro-ro) yang beroperasi melayani penyeberangan

BACA JUGA: HUT DKI Dimeriahkan Ubeg-Ubeg



Di antara 33 kapal di Pelabuhan Merak, kata dia, 10 kapal mengalami docking (perawatan rutin) dan dua kapal lainnya rusak’’Saat ini hanya 20–22 kapal yang dioperasikan untuk menyeberangkan truk,’’ katanya kemarinDia menambahkan, dengan kondisi yang ada, sehari PT ASDP hanya mampu melayani 64–66 trip di antara 72 trip yang ditargetkan.

Sementara itu, Zaenudin, 41, pengemudi truk yang mengangkut barang kelontong dari Bekasi menuju Palembang, mengatakan bahwa dengan adanya kemacetan panjang itu, kendaraannya akan bisa masuk kapal dua hari mendatang

Sejak akhir 2010 hingga Juni 2011ini, antrean truk sering terjadi di Pelabuhan MerakAnteran itu disebabkan beberapa faktorDi antaranya, kondisi cuaca buruk di perairan Selat Sunda, peningkatan jumlah penumpang, dan pendataan penumpang yang akan menyeberang setelah terbakarnya KMP Laut Teduh IISedangkan kemacetan yang terjadi saat ini karena minimnya jumlah armada kapal yang beroperasi(bud/jpnn/c4/ttg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rionaldo dan Dejarina, Abnon Jaktim 2011


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler