Mesin Mobil Mati di Tengah Rel, Kereta Api Datang, Terpental 10 Meter

Senin, 12 Agustus 2019 – 20:07 WIB
Jalur kereta api. Foto dok JPNN.com

jpnn.com, BANYUWANGI - Perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu menelan korban jiwa lagi. Kali ini sebuah pikap tertemper kereta api Pandanwangi di perlintasan KA tanpa palang pintu Km 39 +7, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi pada Sabtu lalu.

Tiga penumpang pikap meninggal di lokasi kejadian. Kondisi mobil hancur nyaris tak berbentuk lagi.

BACA JUGA: Melintas di Jalur Kereta Api, Yuni Terpental 25 meter, Kepalanya Pecah

Mobil yang mengangkut spring bed dan bantal tersebut terpental sejauh 10 meter ke arah timur, lalu terbalik di selatan rel. Penumpang tak bisa menyelamatkan diri hingga akhirnya meninggal di lokasi kejadian.

BACA JUGA : Hindari Macet Arus Balik, Mobil Abi Malah Hancur Ditabrak Kereta Api

BACA JUGA: Tewas Disambar Kereta Api Saat Kencing di Rel

Dari informasi yang diperoleh, awalnya mobil Suzuki Carry bernopol P 9141 VO yang disopiri Muhamad Muklasin, 38, melaju dari arah selatan.

Pikap putih itu mengangkut spring bed, bantal, dan guling. Mobil tersebut berjalan pelan melintasi rel KA tanpa palang pintu.

BACA JUGA: Lokasi 7 Korban Tewas Tertabrak Kereta Jaraknya Hanya 1,2 Km dari Rumah

Di dalam kabin mobil ada tiga orang, yakni Muhamad Muklasin, 38, warga Dusun Sidoluhur, RT 1, RW 5, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore (sopir); Roni Sianturi, 19, warga Dusun Trebasala, RT 1, RW 7, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore (penumpang); dan Ja'far Shodik, 12, warga Dusun Karangharjo, RT 2, RW 3, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore (penumpang).

BACA JUGA : Ditabrak Kereta Api, Mobil Terseret 200 Meter tapi Tuhan Berkehendak Lain

Mereka baru pulang berbelanja perabotan rumah tangga di Kalibaru. Barang-barang tersebut hendak diantar ke rumah saudaranya.

Muklasin mengemudikan kendaraan, sedangkan Ja'far Sodikin duduk di jok tengah bersama Roni Sianturi di kiri.

Ternyata, dalam perjalanan pulang tersebut, petaka menimpa Muklasin dan dua kerabatnya itu.

Saat pikap tersebut melintas, KA Pandanwangi Jember tujuan Banyuwangi dengan masinis Dwi S. kebetulan melintas.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, ketika melewati rel, mobil nyelonong saja tanpa melihat kanan-kiri. Diduga, sopir juga tidak mendengar suara klakson kereta api yang hendak lewat.

Celakanya, saat melintas di rel kereta, tiba-tiba mesin mobil mati. Tak pelak, mobil tersebut langsung disambar kereta api hingga terpental dan terguling sejauh 10 meter dari lokasi kejadian.

Karena tabrakan itu, tiga orang di mobil pikap terlempar dan meninggal di lokasi kejadian. (kri/abi/c12/end/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 7 Orang Tewas Tertabrak KA Relasi Pasar Senen - Malang


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler