Minggu Malam Si Abang Sempat Ketemu Roy, Pembunuh Dosen

Selasa, 03 Mei 2016 – 21:24 WIB
Dra Hj Nuraini Lubis, staf pengajar FKIP UMSU (kanan), tewas digorok mahasiswa semester VI FKIP jurusan PPKN, Roy Mando Sah Siregar (kiri), di toilet kampus, Senin (2/5/2016). Foto: Kombinasi/Sumut Pos

jpnn.com - MEDAN – Rosa, kakak Roy Mando Sah Siregar,  tidak percaya adiknya itu membunuh dosennya sendiri, Dra Hj Nuraini Lubis (63), staf pengajar Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMS), di toilet kampus, Senin (2/5)

Abang tertua Roy, Fajar Siregar, juga meyakini adiknya itu bukanlah pelaku pembunuhan Nuraini.

BACA JUGA: Begini Reaksi sang Kakak Mahasiswa Pembunuh Dosen

"Tak mungkinlah bang, saya tahu kali bagaimana sifat adik saya itu. Apalagi semalam, Minggu (1/5) saya masih jumpai dia di Medan dengan kakaknya di Jalan Pancing," katany saat ditemui di rumahnya, Jalan Merdeka Gang Madrasah, Kelurahan Kayu Ombun, Kota Padangsidimpuan, Sumut, seperti diberitakan Sumut Pos (Jawa Pos Group).

Bahkan sebelum kembali ke Sidimpuan, Fajar mengaku masih bertemu lagi dengan Roy. 

BACA JUGA: Hukum Mati Pemerkosa dan Pembunuh Siswi di Bengkulu

"Mohon maaf bang, biar saya bicarakan dulu dengan keluarga, dan bagaimana yang sebenarnya," tukasnya dan kemudian pergi menghubungi keluarganya yang lain.

Sebelum bertemu dengan Rosa dan Fajar, saat disambangi, rumah permanen itu terlihat tertutup rapat. Setelah diketuk, keluar seorang pria yang diketahui ayah Roy bernama Sahman Sah.

BACA JUGA: Calon Pengganti Fahri: 14 Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun Harus Dihukum Mati

Namun melihat kondisi ayahnya yang kurang sehat (sakit stroke), wartawan mengurungkan niat untuk mewawancarainya. Para tetangga Sahman yang ditemui di sana juga terkejut mendapat kabar pembunuhan itu.

"Iya orangtuanya sudah kena stroke, kasihan kalau diberitahu. Bagusnya datangi aja dulu Pak Kepling dan ceritakan agar bisa disampaikan ke keluarganya," saran sejumlah warga.

M Yamin Siregar, Kepala Lingkungan II, Kelurahan Kayu Ombun Kota yang ditemui di rumahnya juga terkejut mendengar peristiwa itu. Yamin juga tak percaya Roy yang melakukan pembunuhan itu. Apalagi, selama ini dia mengenal Roy sebagai sosok anak yang baik dan pendiam.

"Kalau orangtuanya saya kenal jelas, dan sekarang memang dalam kondisi sakit. Dan Ibunya sudah meninggal sekitar 2 tahun yang lalu, " ungkapnya. (yza/smg/deo/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Inilah Wajah Dosen yang Dibunuh Mahasiswanya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler