Misi ke-8 AMIN demi Masa Depan Anak Muda

Minggu, 29 Oktober 2023 – 22:54 WIB
Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Jember, Jawa Timur, Minggu (29/10/2023). Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pakar Kebijakan Publik Muhammad Rahmat Yananda menilai bahwa misi ke-8 pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) cukup menarik, terutama bagi publik yang memiliki jiwa dan pemikiran muda.

Dokumen visi dan misi AMIN yang telah disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

BACA JUGA: Presenter Ramzi Tegas Pilih Anies, Ini Alasannya

Misi nomor 8 pasangan AMIN adalah memulihkan kualitas demokrasi, menegakkan hukum dan hak asasi manusia (HAM), memberantas korupsi tanpa tebang pilih, serta menyelenggarakan pemerintahan yang berpihak pada rakyat.

Menurut Ketua Ikatan ALumni UI (Iluni) Universitas Indonesia periode 2019-2022 ini, publik, khususnya para anak muda, harus melihat visi dan misi calon presiden.

BACA JUGA: Ibu Penjual Sate di Jember Doakan Anies Jadi Presiden: Cuma Ini yang Amanah

Dia menyarankan kepada para anak muda agar dukungan yang diberikan kepada para capres berdasarkan transaksi. Transaksinya adalah melalui gagasan yang dituangkan dalam visi dan misi.

"Transaksinya adalah gagasan. Kita secara fisik susah bertemu, juga tidak berinteraksi langsung, tidak buat komitmen. Oleh sebab itu, ikatan yang paling mungkin adalah ketepatan tentang gagasan," tutur ahli tata kota ini, dalam diskusi yang diselenggarakan AMIN Muda, Sabtu (28/10).

BACA JUGA: Jalan Sehat Sarungan, Anies Sebut Kelompok Anti-Perubahan Tak Suka Petani Sejahtera

Menurutnya, visi dan misi para capres merupakan janji kepada rakyat sebagai pemilih. Selanjutnya, janji ini bisa dievaluasi.

Sementara para anak muda, katanya, memiliki keistimewaan. Seandainya janji politik tersebut tidak dilaksanakan, maka bisa dievaluasi melalui perangkat politik yang tersedia. "Anak muda itu enak, bisa kritik."

Dia menekankan agar para anak muda membaca visi dan misi para capres. "Baca dulu gagasannya dalam visi misi, kemudian anda bersepakat dengan gagasan itu. Misalnya janji untuk perubahan. Jadi jangan terjebak pada sosok orangnya [capres], jangan terjebak pada politik pemujaan. Tapi fokuslah pada gagasan-gagasannya."

Menurutnya, pasangan Anies - Gus Imin memiliki misi nomor 8, yaitu memulihkan kualitas demokrasi, menegakkan hukum dan HAM, memberantas korupsi tanpa tebang pilih, serta menyelenggarakan pemerintahan yang berpihak pada rakyat.

"Misi nomor 8 pasangan AMIN ini sesuai dengan kondisi hari ini dan ke depan. Jika tidak ada masa depan, maka Anda akan punah, kenapa? Karena kehidupan Anda diatur oleh pemerintah," tutur Rahmat.

Rahmat menambahkan, perlunya membumikan perubahan paradigma dengan kondisi yang terjadi saat ini di lapangan. Mulai dari persoalan korupsi, iklim demokrasi, penegakan hukum yang tebang pilih, dan komitmen keberpihakan pada rakyat. (jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler