MK Pertegas Status Janda Halimah

Selasa, 27 Maret 2012 – 20:30 WIB

JAKARTA--Perjuangan Halimah Agustina Kamil untuk mempertahankan bahtera rumah tangganya dengan Bambang Trihatmojo, kandas sudah.  Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan menolak pengujian Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang diajukan mantan istri Bambang Trihatmodjo, tersebut.

Pada sidang pembacaan putusan, Selasa (27/3), MK dengan tegas menyatakan bahwa gugatan yang diajukan mantan menantu Soeharto itu, tidak dapat dikabulkan. ''Menyatakan menolak permohonan pemohon,'' kata Ketua Majelis Hakim Mahfud MD.

Sebelumnya kubu Halimah meminta agar MK menghapus Pasal 39 ayat 2 huruf f yang berbunyi perceraian dapat disebabkan karena antara suami dan istri terus- menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran bertentangan dengan UUD 1945.

Dengan putusan tersebut, maka status janda Halimah yang telah memberikan dua anak pada Bambang, semakin dipertegas oleh MK. Padahal keinginan Halimah untuk menggugat ke MK, tidak semata ingin mendapatkan haknya.

Menurut kuasa Hukum Halimah, Chairunnisa Jafizham, pengajuan permohonan ini untuk melindungi kasus serupa yang mungkin dialami oleh banyak wanita Indonesia. Karena banyak perceraian yang terjadi karena pertengkaran tetapi tidak diketahui apa dibalik pertengkaran itu.

"Alasan perceraian mungkin karena pertengkaran tetapi kenapa tidak dianalisis apa penyebab pertengkaran tersebut karena tidak ada penjelasan lebih jelas tentang itu. Padahal jelas penyebab pertengkaran karena adanya perempuan lain yang bernama Mayangsari. Ini harus diteliti sebabnya," tuturnya.

Pasal 39 ayat (2) huruf f ini dinilai merugikan hak konstitusional klineya. Untuk itu, pemohon meminta MK menyatakan pasal pasal 39 ayat (2) huruf f UU Perkawinan sepanjang frasa "Antara suami dan istri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran" tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Pada pengadilan tingkat pertama gugatan cerai yang diajukan oleh Bambang Triatmodjo kepada Halimah dikabulkan, namun pada tingkat banding dan kasasi putusan tersebut dianulir.

Terhadap putusan kasasi yang memenangkan Halimah ini, maka Bambang mengajukan PK dan dikabulkan. "PK yang diajukan Bambang dikabulkan karena memakai pasal 39 ayat (2) huruf f UU Perkawinan,” tandas Chairunnisa.(sta/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Istana Harapkan Demo Tak Hasilkan Monster


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler