Mohon Waspada Potensi Gelombang Tinggi, Hujan, dan Petir Akibat Awan Comulonimbus

Kamis, 08 Desember 2022 – 16:56 WIB
Potensi gelombang tinggi, hujan, dan petir. Ilustrasi gelombang/tsunami: Sultan Amanda/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini perihal gelombang tinggi laut yang mencapai 4 meter, terutama di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

BMKG minta masyarakat agar mewaspadai gelombang tinggi yang membahayakan keselamatan pengguna transportasi laut.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca di Riau 8 Desember 2022, BMKG: Waspadalah

Prakirawan BMKG Kota Tanjungpinang Rizqi Nur Fitriani mengatakan gelombang laut di Natuna yang tinggi tersebut akibat adanya pusaran sinklonik.

Pusaran sinklonik merupakan kawasan dengan pusaran angin bertekanan rendah.

BACA JUGA: Gelombang Tinggi Mencapai 4 Meter Berpotensi Melanda Wilayah Ini, Waspadalah

Pada saat yang sama muncul awan Comulonimbus yang menyebabkan cuaca ekstrem di perairan Natuna dan sekitarnya.

Selain gelombang tinggi, intensitas hujan juga tinggi dan terjadi angin kencang.

BACA JUGA: Lagi, BMKG Memperingatkan Masyarakat Soal Potensi Gelombang Tinggi

"Perlu diketahui bahwa di perairan Natuna dan sekitarnya saat ini terdapat pusaran siklonik sehingga menyebabkan penumpukan massa udara yang mendukung potensi pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan di wilayah tersebut."

"Pertumbuhan awan Comulonimbus yang signifikan berpengaruh terhadap kondisi tinggi gelombang di sekitar perairan Natuna terutama dalam kondisi cuaca ekstrem yang disertai dengan angin kencang," ujar dia.

Fitri mengatakan peringatan tersebut bukan hanya ditujukan terhadap nelayan yang melaut dengan menggunakan perahu, melainkan juga nakhoda kapal berukuran besar seperti kapal tongkang, kapal barang dan kapal cepat.

"Nelayan harus berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem yang potensial terjadi selama dua hari. Nakhoda kapal dengan kapasitas besar juga harus mewaspadai kondisi ini. Utamakan keselamatan," ucapnya.

Gelombang laut di perairan lainnya di Kepri, seperti di Kepulauan Anambas mencapai 2,5 meter. Kondisi ini juga membahayakan keselamatan nelayan yang menggunakan perahu.

Di Perairan Tanjungpinang, Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Bintan, tinggi gelombang laut bisa mencapai 1,25 meter.

Meski gelombang laut di lima daerah itu tidak setinggi di Natuna dan Anambas, Fitri mengingatkan nakhoda dan pengguna transportasi laut agar memperhatikan kondisi cuaca, terutama saat mucul awan cumulonimbus.

"Cuaca ekstem seperti hujan dengan intensitas tinggi, petir, angin kencang dan gelombang tinggi berpotensi terjadi saat muncul awan tersebut," tutur Fitri. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prakiraan Cuaca di Riau 5 Desember 2022, Begini Kata BMKG


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler