MU dan Ajax ke Final Liga Europa, Mourinho: Saya Lebih dari Happy

Jumat, 12 Mei 2017 – 07:17 WIB
Marouane Fellaini (tengah) mencetak gol buat Manchester United saat laga melawan Celta Vigo di Old Trafford, Jumat (12/5) dini hari WIB. Foto: from BBC

jpnn.com, MANCHESTER - Dua tim lawas Eropa, Manchester United dan AFC Ajax akan bertemu di final Liga Europa 2016-2017, yang akan digelar di Friends Arena, Solna, Swedia, 24 Mei nanti.

Keduanya lolos ke partai puncak usai melewati rintangan tak mudah pada semifinal kedua Jumat (12/5) dini hari WIB. Manchester United tetap berhak melaju ke final meski hanya bermain 1-1 melawan Celta Vigo pada leg kedua di Stadion Old Trafford. Secara agregat, Manchester United unggul 2-1 atas Celta Vigo.

BACA JUGA: Mourinho Janji Berikan Segalanya Buat MU

MU unggul pada menit ke-17 melalui gol Marouane Fellaini. Pemain jangkung asal Belgia itu menanduk bola masuk ke gawang Celta Vigo setelah memanfaatkan umpan Marcus Rashford.

Namun setelahnya, Celta Vigo mampu memberi perlawanan sengit. Mereka mencoba membalas dengan melancarkan serangan ke pertahanan Manchester United. Akan tetapi, skor tetap 1-0 untuk Manchester United hingga babak pertama berakhir.

BACA JUGA: Rekor MU Terhenti, Mourinho Masih Happy

Selepas jeda, Celta Vigo semakin gencar melakukan serangan demi menciptakan gol. Beberapa kali gawang Manchester United yang dikawal Sergio Romero harus mendapatkan ancaman dari Iago Aspas, John Guidetti, maupun Pione Sisto.

Perjuangan tim tamu membuahkan hasil lima menit jelang waktu normal berakhir. Umpan silang Theo Bongonda disambut sundulan Facundo Roncaglia yang bersarang di pojok gawang Manchester United. Skor 1-1 membuat Celta Vigo semakin bersemangat mencetak gol kedua yang bisa mengantarkan mereka ke final.

BACA JUGA: Ini Kata Welbeck usai Permalukan MU

Tensi pertandingan memanas setelah kedua tim harus bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-87. Roncaglia dan Eric Bailly terlibat perselisihan yang membuat wasit asal Rumania, Ovidiu Hategan, mencabut kartu merah bersamaan.

Pada sisa waktu, jual beli serangan tersaji. Celta Vigo kian gencar menekan, sedangkan Red Devils coba menjaga keunggulan dengan sesekali melancarkan serangan balik. Namun, hingga laga tuntas, skor imbang 1-1 tak berubah. Manchester United lolos dengan agregat 2-1.

"Kami adalah tim terbaik di leg pertama. Ini adalah pertandingan terbuka di kandang sendiri. Setelah 14 pertandingan, kami berada di final. Kami senang andai bisa memenangkan Liga Europa. Ini akan menakjubkan," kata pelatih MU, Jose Mourinho di laman Marca.

Sementara Ajax lolos setelah menang agregat 5-4 atas Olympique Lyonnais pada semifinal lainnya. Serupa dengan Manchester United, perjuangan AJax pun tak mudah untuk merebut tiket ke partai puncak.

Mengantongi modal kemenangan 4-1 pada leg pertama di Amsterdam ArenA. Dalam leg kedua di Stade des Lumieres, Jumat (12/5) dini hari WIB, Ajax unggul lebih dahulu pada menit ke-27 melalui gol Kasper Dolberg.

Gol itu membuat keunggulan agregat Ajax melebar menjadi 5-1. Namun, Lyon ternyata tak patah arang. Dua gol Alexandre Lacazette pada pengujung babak pertama menjadi titik balik upaya Lyon untuk bangkit.

Pada babak kedua, Lyon semakin gencar menekan demi menambah gol. Namun, gol ketiga baru lahir pada menit ke-81 melalui Rachid Ghezzal. Tiga menit setelahnya, Ajax harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu kuning kedua Nick Viergever.

Sial bagi Lyon. Perjuangan mereka harus berakhir pada gol ketiga. Mereka gagal mencetak satu gol tambahan untuk menyamakan agregat, atau dua gol untuk memastikan tiket ke final. Ajax, meski kalah 1-3, tetap berhak lolos dengan agregat 5-4. (ira/jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sejarah! Wenger Berhasil Permalukan Mourinho


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler