Piala FA

MU Vs Brighton: Saatnya Mourinho Memberikan Kebahagiaan

Sabtu, 17 Maret 2018 – 16:57 WIB
Jose Mourinho. Foto: 2014 Xavier Laine

jpnn.com, MANCHESTER - Cukup sudah peluang Manchester United meraih trofi Piala Liga dan Liga Champions melayang gara-gara gaya main khas Jose Mourinho; defensif.

Pelatih yang sempat lekat dengan julukan The Special One itu kali ini harus meminta pasukannya lebih ofensif saat MU melakoni perempat final Piala FA di Old Trafford, Manchester, Minggu (18/3) mulai pukul 02.45 WIB dini hari nanti.

BACA JUGA: Duh! Alexis Sanchez Dituding Membawa Kutukan dari Arsenal

Apalagi, lawan yang dihadapi cuma sekaliber Brighton and Hove Albion. ''Anggap mereka (Brighton) lawan yang hebat, anggaplah ini (Piala FA) ajang terbaik. Karena inilah yang harus kami menangi,'' sebut kiper United Sergio Romero, kepada Mirror.

Tapi, jangan salah. Bristol City dan Sevilla bukan lawan yang diduga bisa menggagalkan misi Mourinho mencari trofi setelah hampir pasti gagal menyalip Manchester City di perburuan gelar juara Premier League musim ini. Nyatanya, dua klub itu yang sukses membuat Mourinho patah hati.

BACA JUGA: MU Bakal Korbankan 7 Orang Demi Gaet 4 Pemain Incaran

Begitu pula dengan Brighton. Meski The Seagulls baru sekali bertemu United di Premier League dan sekali itu juga tumbang. ''Fokus kami pada diri kami sendiri, dan saya konfiden jika kami mampu kembali ke peak terbaik kami,'' lanjut Romero yang performanya jadi bekal utama United belum kebobolan sepanjang Piala FA musim ini tersebut.

Fokus ke diri sendiri, sebab penentunya ada di tangan Michael Carrick dkk sendiri. Ingat saat United mampu mengalahkan Brighton 1-0 pada matchweek 13 Premier League (25/11). Di balik satu gol itu, bukan penggawa United yang melakukannya. Tetapi, dari gol bunuh diri vice captain-nya Lewis Dunk.

BACA JUGA: Real Madrid Setuju Lepas Toni Kroos ke MU dengan Satu Syarat

''Saya pikir mereka (United) akan termotivasi dari kegagalan di Liga Champions. Asal di laga ini nanti jangan lagi biarkan lawan yang menyerang,'' kata mantan bomber United Michael Owen yang jadi pundit di BT Sport. Dalam pre-match conference-nya di Carrington tadi malam WIB, Mourinho paham tekanan ada di pundaknya.

Apalagi Piala FA jadi trofi yang paling susah didapatkan Mourinho sepanjang berkarier di daratan Inggris. Dari sewindunya merasakan atmosfer sepak bola Inggris, baru sekali Mourinho mampu mengangkat trofi turnamen tertua di dunia itu, pada 2006-2007. Bahkan sejak sukses di tahun itu, Mourinho tak pernah lagi mampu mengantar klub asuhannya tembus semifinal.

Musim lalu, saat musim pertamanya di United, Mourinho juga mentok di perempat final. Dilansir Manchester Evening News Mourinho tak menjanjikan permainan ofensif pada laga ini. Hanya, tactician 55 tahun itu menjanjikan satu trofi pada akhir musim. Apa itu? Ya, hanya pada Piala FA ini kans terakhirnya.

Sekaligus melanjutkan rangkaian trofi yang terakhir dia berikan bagi United dalam ajang Liga Europa melawan Ajax Amsterdam, 25 Mei lalu. ''Setelah 10 bulan menanti, saya tidak bisa memberi satu pun trofi. Saya sudah mengalahkan Liverpool, Chelsea, lalu saya dikalahkan oleh Sevilla. So, ini waktunya kami memberi kebahagiaan lagi bagi fans,'' tutur Mourinho.

Tentang gaya permainan bertahan yang dia usung bagi klub milik Malcolm Glazier, sang pelatih menyebut fans sudah tahu itu sebelumnya. ''Saya cuma bicara tentang mereka yang tahu tentang sepak bola, memahami prosesnya, dan tahu apa yang terjadi begitu saya berada di sini,'' tambah Mourinho. (ren)

BACA ARTIKEL LAINNYA... MU Tersingkir di Liga Champions, Mourinho: Itu Sudah Biasa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler