MU Vs Chelsea: Solskjaer Gembira Lantaran Lampard Tidak Mungkin Cetak Gol

Minggu, 11 Agustus 2019 – 15:22 WIB
Ole Gunnar Solskjaer vs Frank Lampard. Foto: dari joecouk

jpnn.com, MANCHESTER - Bentrok Manchester United vs Chelsea di Old Trafford, Minggu (11/8) malam mulai pukul 22.30 WIB nanti bakal mempertemukan dua pelatih yang sama-sama pernah aktif sebagai pemain untuk klubnya; Ole Gunnar Solskjaer vs Frank Lampard.

Dalam prematch press conference kemarin (10/8) pelatih United Solskjaer mengatakan sudah siap bertemu Lampard. “Saya gembira karena dia tidak bermain dan tentu dia tak akan mencetak gol lagi. Tak beda dari pelatih lain (yang bekas pemain) karena kami tidak lagi berjibaku langsung,” kata Solskjaer kepada Manchester Evening News.

BACA JUGA: Duel MU vs Chelsea Bakal Menandai Debut Jose Mourinho di Pekerjaan Barunya

Jelang pertemuan nanti, Solskjaer yang baru saja kehilangan Romelu Lukaku karena hijrah ke Inter Milan, sudah menyiapkan taktik lain. Pelatih 42 tahun tersebut menyematkan harapan di pundak Anthony Martial, Marcus Rashford, atau Mason Greenwood.

Musim lalu, Lukaku menempati ranking kedua daftar urutan pemain terproduktif United dengan 15 gol untuk berbagai ajang. Paul Pogba menjadi yang paling ganas dengan kontribusi 16 gol.

BACA JUGA: Siapa Juara Premier League 2019-2020? Ini Prediksi dari 24 Pakar

“Tentu Rom (Lukaku) memiliki rekor yang bagus dan dia merupakan salah satu pemain nomor sembilan terbaik jika timmu bermain dengan targetman. Namun saya kira inilah momen pas buatnya pergi karena kami mendapat kesepakatan yang bagus juga dia bahagia (di klub barunya),” ucap Solskjaer.

BACA JUGA: Duel MU vs Chelsea Bakal Menandai Debut Jose Mourinho di Pekerjaan Barunya

BACA JUGA: Pindah di Hari Terakhir, David Luiz Senang Satu Tim Sama Lacazette dan Aubameyang

Manchester Evening News menulis dalam tujuh laga pramusim Lampard bersama Chelsea, Cesar Azpilicueta dkk hanya mengalami sekali kekalahan. Chelsea menunjukkan performa impresif saat menang 2-1 atas Barcelona (23/7).

Dalam analisisnya, Manchester Evening News menunjukkan Chelsea era Lampard ini membangun serangan dari belakang. Sama dengan era Maurizio Sarri, maka Lampard suka mengontrol laga dengan berlama-lama menguasai bola.

“Keuntungan yang dipunyai United adalah kecepatan para pemain depannya. Akselerasi serta serangan balik dari Martial, Rashford, dan (Daniel) James bisa mengacaukan lini belakang Chelsea,” tulis Manchester Evening News.

Di sisi lain, Lampard dalam wawancara dengan Football London mengatakan motivasinya sangat besar pada musim perdananya bersama Chelsea. Selain kembali ke klub yang membesarkan namanya saat masih aktif bermain. Pelatih 41 tahun itu punya mimpi membalik prediksi soal posisi finis Chelsea di akhir musim 2019-2020 ini.

Four Four Two misalnya. Mereka memprediksi kalau Lampard tak akan sanggup membawa Chelsea pada musim perdananya finis empat besar. “Semakin diremehkan maka saya semakin bersemangat,” ucap Lampard.

Pelatih dengan persentase kemenangan 42,1 persen bersama Derby itu membawa spirit kemenangan tahun lalu di Piala Liga. Pada musim perdananya, Lampard bisa menghadirkan kemenangan di salah satu stadion legendaris seperti Old Trafford.

“Saya selalu menikmati jika bermain di Old Trafford. Atmosfer yang luar biasa, stadion legendari, dan tentu pertandingan yang alot,” ujar Lampard. “Apapun yang akan terjadi, saya sudah siap dengan tim saya,” tambah Lampard. (dra/tom)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Inter Milan Resmi Ikat Romelu Lukaku Sampai 2024


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler