MUI Minta 5 Tayangan Ramadan Dihentikan, Ini Alasannya

Kamis, 07 Juni 2018 – 05:15 WIB
Pesbukers Ramadan. Foto: ANTV

jpnn.com, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut memantau tayangan program Ramadan di televisi.

Hasilnya cukup mengejutkan, MUI menyebutkan ada lima tayangan televisi yang dinilai tidak layak siar karena dianggap tidak sesuai dengan bulan suci Ramadan.

BACA JUGA: Ini Alasan Sandi Ogah Membuka Data Masjid Radikal

MUI pun merekomendasikan pada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menghentikan 5 tayangan tersebut.

Seperti dikutip dari laman mui.co.id, program yang direkomendasikan untuk dihentikan adalah Ramadan di Rumah Kuya (Trans 7), Brownis Sahur (Trans TV), Ngabuburit Happy (Trans TV), Sahurnya Pesbukers (ANTV), dan Pesbukers Ramadhan (ANTV).

BACA JUGA: Radikalisme Masuk Masjid, Waketum MUI Salahkan Ormas Islam

BACA JUGA: Pesbukers Kembali Tayang Sore Hari Setelah Disemprit KPI

Menurut MUI, kelima program tersebut telah melampaui kepatutan dan kepantasan program Ramadan.

BACA JUGA: Raffi Ahmad Benarkan Tak Lagi Ikut Pesbukers, Ini Alasannya

MUI juga merekomendasikan pemberian sanksi berat, berupa pemberhentian penayangan program.

Rekomendasi itu merupakan hasil pantauan MUI dan KPI selama 10 hari pertama bulan Ramadan.

BACA JUGA: Raffi Ahmad Benarkan Tak Lagi Ikut Pesbukers, Ini Alasannya

"Program berlabel Ramadan (atau istilah lain terkait Ramadhan), masih banyak ditemukan yang isinya, gaya pembawaannya, dan pilihan waktu tampilannya, tidak sejalan dengan spirit Ramadhan," kata MUI dalam siaran pers tersebut.

"Terutama banyak terjadi pada program komedi, tayangan live, atau program konser musik, dan sinetron."(mg7/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kabar Dipecat dari Pesbukers, Begini Respons Raffi Ahmad


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Pesbukers   MUI   Kpi  

Terpopuler