Muktamar NU, Pemkot Bandarlampung Menyiapkan 1.000 Tenaga Kesehatan

Minggu, 19 Desember 2021 – 23:20 WIB
Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana saat dimintai keterangan. Minggu, (19/12/2201). ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandarlampung

jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Pemerintah Kota Bandarlampung menurunkan 1.000 tenaga kesehatan pada pelaksanaan Muktamar Ke-34 Nadhlatul Ulama (NU). 

Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana mengatakan para tenaga kesehatan tersebut nantinya akan disebar ke sejumlah titik yang berpotensi terdapat keramaian pada kegiatan muktamar di kota setempat.

BACA JUGA: Kolonel Faisol Izuddin Karimi Sudah Tiba di Lokasi Muktamar NU

“Kami ada seribu nakes nanti akan turunkan jelang Muktamar hingga Tahun Baru," kata Eva Dwiana di Bandarlampung, Minggu (19/12).

Menurut dia, di setiap sudut keramaian nanti disediakan tenaga kesehatan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

BACA JUGA: Menko Airlangga Hartarto Pimpin Rakor Persiapan Muktamar Ke-34 NU

“Sebagai tuan rumah, kami harus memberikan pelayanan terbaik,” ujar dia. 

Dia menambahkan pihaknya pada kegiatan muktamar ini pun berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandarlampung dalam urusan kesehatannya.

BACA JUGA: Kombes Ino: Kami Menjamin Muktamar NU di Bandarlampung Berjalan Aman

"Kami dan IDI tentunya bekerja sama agar semua yang datang ke sini dalam keadaan sehat. Terlebih IDI Bandarlampung masuk ke dalam panitia kesehatannya muktamar," kata dia.

Ketua IDI Cabang Bandarlampung dr Khadafi Indrawan Sp.An menjelaskan pada kegiatan Mukatamar ke-34 NU di Bandarlampung, akan terdapat sejumlah posko kesehatan yang di antaranya berada di UIN Radin Intan Lampung, Unila, dan Universitas Malahayati serta di Enggal.

"Nanti kami siapkan nakesnya di posko-posko itu, yang mana Pemkot Bandarlampung pun telah siap membantu dengan para tenaga kesehatannya," ungkapnya.

Menurutnya, pada kegiatan ini pihaknya akan melakukan skrining terhadap tamu dari awal pendaftaran sehingga mereka yang datang ke Bandarlampung benar-benar tidak membawa Covid-19.

"Skrining kami lakukan dari awal registrasi, karena mereka yang hadir ini, kan, dari luar daerah. Jangan sampai mereka masuk dengan membawa virus. Jadi, ini adalah upaya proteksinya," kata dia.

Khadafi  mengaku telah menyiapkan tempat isolasi mandiri apabila nanti dalam pemeriksaan terdapat orang terkonfirmasi positif Covid-19

“Kami siapkan ruang isolasi, di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Unila, rektor sudah setuju, bahkan kami pun telah berkoordinasi dengan RS swasta lainnya yang memang merawat pasien Covid-19 selama ini," ujarnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler