Mulai Start Pelatnas Maret

Minggu, 01 Januari 2012 – 10:39 WIB

JAKARTA - Ajang olahraga multieven yang akan diikuti Indonesia pada 2012 cukup padat. Namun, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tak ingin fokus selama 2012 melupakan kesiapan menuju SEA Games Myanmar 2013.

Karena itu, Indonesia akan memulai pelatnas SEA Games Myanmar pada Maret mendatang. "Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Kemenpora Djoko Pekik irianto menjelaskan bahwa pihaknya segera memerintahkan Prima untuk menggelar pelatnas tersebut agar atlet Indonesia semakin matang." Itu sengaja dilakukan lebih cepat dan lebih awal meski pagelaran SEA Games masih lama karena target Indonesia adalah mempertahankan gelar juara umum even olahraga bangsa-bangsa Asia Tenggara yang digelar dua tahun sekali tersebut.

" Prima 2012 nanti bukan hanya persiapan Olimpiade dan even lainnya. SEA Games 2013 juga akan termasuk dalam program yang akan digelar pada 2012 agar atlet semakin siap dan matang," katanya.

Sebelumnya, Prima direncanakan memulai program Pelatnas menuju SEA Games pada akhir tahun 2012, setelah even PON 2012 selesai digelar. Untuk itu, lanjut Djoko, persiapan SEA Games yang dimulai Maret 2012 mendatang tidak akan menyertakan semua cabang olahraga (cabor) dulu.

"Yang dipersiapakan lebih cepat hanya cabang Olimpiade. Untuk yang lain nanti menyesuaikan dengan program Pelatnas nanti yang dipersiapakan Prima untuk 2013," terangnya.

Kebijakan tersebut bukan tanpa alasan. Langkah itu, tambah Djoko, dinilai cukup realistis karena sampai saat ini jumlah cabor yang dipertandingkan di SEA Games Myanmar masih belum pasti.

Hanya, untuk cabang Olimpade seperti atletik, renang, ataupun  menembak, merupakan cabang wajib ada untuk dipertandingkan. "Kalau yang Olimpiade tidak mungkin berubah dan sudah pasti. Jadi itu bisa dimulai dua bulan lagi Memang, sampai saat ini cabor yang bakal dipertandingkan masih belum pasti," tambah dia.

Sebelumnya, Myanmar memperkirakan ada 25 cabor yang akan dipertandingkan. Tapi, jumlah tersebut masih bisa berubah karena perkembangan terakhir ada 27 cabor yang hamper pasti diterima.

Salah satu cabor yang getol melakukan lobi ke Myanmar adalah renang indah. Bahkan, Indonesia bersama Singapura dan Malaysia sudah menjadwalkan untuk melobi federasi aquatik tuan rumah agar bisa dipertandingkan.

Djoko juga meyakinkan bahwa Indonesia bakal memperjuangkan cabang-cabang non-Olimpiade yang terancam tak dipertandingkan tapi berpotensi emas untuk Indonesia. "Kami akan perjuangkan cabang yang potensial. Itu juga merupakan bagain dari strategi kami untuk mempertahankan juara umum," tandasnya. (aam/diq)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Andik Vermansyah, Selamat Berkat Sepatu Cadangan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler