Munajat Abah untuk Korban Hilang KM Multi Prima

Rabu, 12 Desember 2018 – 16:16 WIB
KH Ma'ruf Amin (memegang mikrofon) bersama Ummy Hadyah Saleh, wartawati yang juga putri salah satu korban hilang KM Multi Prima I usai acara Ngopi Bareng Abah di Jakarta, Rabu (12/12). Foto: Fathan Sinaga/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma'ruf Amin mendoakan enam korban hilang dalam insiden KM Multi Prima I yang tenggelam di perairan sebelah utara Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu. Abah -panggilan akrabnya- mengharapkan korban hilang akibat tenggelamnya kapal barang itu segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Kiai Ma’ruf bermunajat untuk korban KM Multi Prima I di depan wartawati Ummy Hadyah Saleh di sela acara Ngopi Bareng Abah di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12). Ummy merupakan putri salah satu anak buah kapal (ABK) KM Multi Prima I.

BACA JUGA: Kubu Prabowo Harapkan Kiai Maruf Tak Dipaksa Berkampanye

Awalnya, Koordinator Media Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi - Ma’ruf) Monang Sinaga mengenalkan Umay kepada Abah. Monang menceritakan bahwa ayah Umay, M Pande Saleh menjadi korban KM Multi Prima I.

Kiai Ma’ruf langsung meresponsnya. Ketua umum nonaktif di Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu lantas berdoa.

BACA JUGA: Kiai Maruf Amin Merasa Tidak Pantas Jadi Cawapres

"Yang tenggelam di Selat Bali menggunakan KM Multi Prima, sampai hari ini belum diketemukan. Mudah-mudahan, keinginan, cita-citanya, hajatnya, dikabulkan Allah SWT dan diselamatkan," ujar Ma'ruf sembari membaca Surah Alfatihah.

"Mudah-mudahan Allah memudahkan pencariannya," tambah mantan rais aam syuriah PBNU ini.

BACA JUGA: Jokowi: Tidak Mudah Menjadi Satpam

Ma'ruf juga meminta Basarnas terus berusaha secara maksimum mencari korban KM Multi Prima. Harapannya para korban ketika ditemukan masih hidup.

"Mari kami  aminkan. Ini harapan kami semua. Doa kami semua, semoga Ananda Umay, keluarganya, dan kita semua juga, memperoleh pertolongan Allah SWT," kata Ma'ruf.

Puluhan wartawan dan relawan yang menyaksikan hal itu ikut larut dalam doa. Umay dengan mata berkaca-kaca lantas menyalami Kiai Ma’ruf.

Seperti diketahui, kapal kargo KM Multi Prima rute Surabaya tujuan Waingapu tenggelam di utara Pulau Lombok pada 22 November 2018. Dari 14 ABK, hanya delapan orang yang dilaporkan selamat, sedangkan enam lainnya belum ditemukan.

Yang terakhir ditemukan adalah Riski Naibahas alias Naun (20), setelah enam hari terapung di laut tanpa makan dan minum. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sandiaga Uno pun Menangis Dapat Uang dari Emak-Emak di Medan


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler