Musim Panas, ini yang Disiapkan Pemerintah untuk Jemaah Haji

Senin, 09 Juli 2018 – 20:26 WIB
Jemaah haji Indonesia. Foto: Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Penyelenggaraan haji tahun ini bertepatan dengan musim panas di Saudi. Suhu udara di sana nantinya bisa mencapai 53 derajat celsius.

Itu sebabnya Kementerian Kesehatan menyiapkan sejumlah perlengkapan yang akan dibagikan kepada jemaah haji reguler Indonesia.

BACA JUGA: Alhamdulillah, 47.653 Visa Jemaah Haji Regular Tuntas

"Untuk menghadapi risiko gangguan kesehatan, kami telah menyiapkan satu set perlengkapan, terdiri dari kacamata ultraviolet, payung, topi, botol minum, masker, dan semprotan untuk muka," ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka, Senin (9/7).

Menurut Eka, sebagian perlengkapan akan dibagikan saat jemaah di embarkasi Tanah Air. Misalnya, botol air minum dan semprotan air. Selain itu dibagikan cream atau balsem penghilang rasa pegal.

BACA JUGA: Pemkab Bekasi Siapkan Dana Rp 600 Juta untuk Jemaah Haji

Sedang sebagian perlengkapan lainnya, akan dibagikan di hotel jemaah, Mekah atau Madinah saat kegiatan penyuluhan kesehatan.

"Kami juga siapkan doorprize bagi jemaah saat kegiatan penyuluhan di hotel," terangnya.

BACA JUGA: Sudah 29 Ribu Visa Jemaah Haji Tuntas

Kemenkes juga telah menyiapkan sebanyak 20.400 sandal yang akan diberikan kepada jemaah yang kehilangan sandal saat di masjid, baik Masjidil Haram maupun Nabawi.

"Ada yang kehilangan sandal di masjid pulangnya enggak pakai alas kaki apa-apa, jalan di aspal yang panas, ya melepuh kakinya," cerita Eka.

Eka menambahkan, tim kesehatan haji 2018 akan menyediakan 70 ton obat-obatan dari berbagai macam jenis penyakit untuk mengantisipasi jika jamaah haji mengalami gangguan kesehatan.

"Obat-obatan saluran pernapasan, flu, batuk, obat jantung ada, hipertensi ada. Pengganti cairan juga ada. Semua yang dibutuhkan oleh jemaah haji, yang diperlukan untuk semua penyakit," tandasnya.

Ditambahkan Eka, Kemenkes saat ini juga tengah menyiapkan layanan Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Bandara Jeddah. Saat ini, layanan tersebut masih dikoordinasikan dengan Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jeddah. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dijatah 75 x Makan, Jemaah Haji tak Perlu Bawa Banyak Bekal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler