Nadiem Makarim Bakal jadi Menteri, Ketua Asosiasi Driver Online Bilang Begini

Selasa, 22 Oktober 2019 – 08:46 WIB
CALON MENTERI: Bos GoJek Nadiem Makarim di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10). Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Nadiem Makarim merupakan salah satu calon menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. Bos GoJek itu sudah dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Kepresidenan, Senin (21/10)

Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Christiansen Ferary Wilmar berharap jika nanti Nadim Makarim menjadi menteri, bisa membuat kebijakan yang bermanfaat bagi banyak orang.

BACA JUGA: Profil Singkat Nadiem Makarim, Bos GoJek Si Calon Menteri di Kabinet Jokowi

“Kami harap dengan menjadi menteri, Pak Nadiem dapat membuat sebuah regulasi yang adil dan setara untuk semua pihak, serta memberikan efek yang baik bagi semua pihak,” ujar Christiansen saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Sejumlah warganet juga memberikan kepada Nadiem untuk menjadi menteri. Salah satunya @dimasanndaa. Menurut dia, Nadiem tidak tergiur jabatan, tetapi telah memiliki rencana demi kemajuan bangsa.

BACA JUGA: Profil Tito Karnavian, 5 Kali Mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa, jadi Menteri?

"Sudah dia buktikan dengan membuka lapangan kerja melalui Gojek. Sekarang, mungkin dia ingin wilayah yang lebih besar yaitu menteri," demikian unggahan @dimasanndaa.

Warganet yang lain menilai langkah Nadiem tersebut bukan tanpa perhitungan.

BACA JUGA: Iwan Fals Komentari Busana Prabowo Subianto

"Nadiem dengan intelegensia-nya tidak akan meninggalkan Gojek tanpa itungan dan komunikasi yang matang dengan para investor, terutama big player-nya. Lets wait how this rolls," tulis akun @dionisiusa.

Ada pula warganet yang berpendapat langkah Nadiem tersebut justru dapat mendorong ekosistem perusahaan rintisan (startup) di Indonesia.

"Padahal bagus lho, ada potensi Gojek bisa lebih dikembangkan," demikian unggahan akun @Aryobimoes.

Kursi kementerian apa yang akan diberikan kepada CEO sekaligus pendiri Gojek Nadiem Makarim, tunggu pengumuman resmi pada Rabu (23/10). (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler