Nagita Slavina: Awalnya Berteman, Tetapi Bisa Jadi Nyaman, itu Lebih Berbahaya

Selasa, 16 Maret 2021 – 04:57 WIB
Nagita Slavina. Foto: Dedi Yondra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Nagita Slavina membahas mengenai zona nyaman dalam berteman saat berbincang dengan Fadil Jaidi di studio podcast Rans Entertainment.

Awalnya, Nagita menanyakan kehidupan Fadil dan keluarganya, termasuk soal pencarian jodoh.

BACA JUGA: Begini Reaksi BCL Saat Ditanya Siapa Teman Tapi Mesranya Sekarang  

Fadil menceritakan salah satu ketakutkannya dalam mencari pasangan hidup adalah terjebak dalam zona nyaman.

Fadil menilai orang yang jatuh cinta tidak akan peduli lagi dengan kriteria yang diinginkan.

BACA JUGA: Lucinta Luna: Semua Serbabaru

Nagita setuju dengan pendapat Fadil. Istri Raffi Ahmad itu menyatakan teman yang bisa bikin nyaman juah lebih berbahaya.

Wanita yang karib disapa Gigi ini memberikan perumpamaan saat mencari pasangan hidup dari keturunan Arab.

BACA JUGA: Mayangsari: Selingkuh itu Sebagian dari Iman

“Udah gue kecengin nih, oh ini cakep, cocok, gitu. Terus lu punya teman, yang sebenarnya bukan Arab, ibaratnya, tapi sebenarnya tuh, awalnya berteman, tapi bisa jadi nyaman. Itu lebih berbahaya,” ucap Nagita.

Gigi lantas teringat dengan mantan kekasihnya yang menurutnya sangat posesif.

“Dulu, pernah ada mantan pacar gue, yang posesif banget sama gue. Dia pernah bilang sama gue gini, 'yang namanya hubungan laki-laki sama perempuan itu enggak ada yang 100 persen cuman berteman', kata Gigi menirukan ucapan mantannya.

“Entah salah satunya ngarep atau ternyata nanti lama-lama ngarep atau entar jadi. Itu enggak ada yang namanya 100 persen,” imbuh Gigi.

Ibu satu anak ini meyakini tidak ada laki-laki dan perempuan yang benar-benar berteman 100 persen tanpa ada rasa suka sebagai lawan jenis.

“Enggak ada itu yang namanya pertemanan, persahabatan yang benar-benar dari dua belah pihak merasa itu persahabatan,” tegas Gigi.

Menurut Gigi, dalam pertemanan seorang pria dan wanita, pasti ada salah satu yang punya rasa cinta.

Bahkan, bisa berujung menjadi pasangan. Hal seperti itu sudah banyak terjadi.

“Misalnya nih gue berdua sama lu, sebenarnya mungkin gue merasa teman misalnya, tapi lu ternyata ada ini (rasa) atau sebaliknya atau lama-lama jadinya gimana. Jadi makanya jangan pernah sok-sok berteman berdua laki-laki sama perempuan, enggak mungkin say, enggak yakin,” seru Gigi.(chi/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hamil Anak Kedua, Paula Verhoeven: Terima Kasih Bosque


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler