Nanang Kosim Diberondong Densus 88, Tamat!

Jumat, 24 Maret 2017 – 06:23 WIB
Aparat menjaga mobil milik terduga teroris yang sengaja ditutupi terpal karena banyak bekas lubang peluru, di Lingkungan/Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis (23/3/2017). Foto: Doni Kurniawan/Banten Raya/JPNN.com

jpnn.com, PANDEGLANG - Nanang Kosim, satu dari lima terduga teroris, tewas seketika dengan luka parah di kepala setelah diberondong oleh empat anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Kamis (23/3).

Nanang Kosim disergap ketika mengendarai mobil Toyota Avanza hitam B 1479 KKA di pertigaan Jalan Raya Anyer, tepat di depan PT Chemindo atau PT Semen Merah Putih di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, pukul 12.30 WIB.

BACA JUGA: Mayat Terduga Teroris Sudah di RS Polri, Nih Fotonya

Selain Nanang, di dalam mobil juga ada Abdul Majid dan Ahmad Suprianto.

Empat anggota Densus 88 memberondong mobil yang dikemudikan Nanang Kosim.

BACA JUGA: Terduga Teroris Nanang Ternyata Pengajar Teknik Senjata

Sekitar 15-20 peluru anggota Densus menembus pintu dan menghancurkan kaca depan sebelah kanan mobil tersangka.

Nanang yang menjadi sopir itu tewas seketika dengan luka tembak parah di bagian kepala. Beberapa bagian tubuhnya yang lain juga terkena tembakan.

BACA JUGA: Dor, Satu Terduga Teroris Tewas di Cilegon

Abdul Majid yang duduk di samping Nanang Kosim ikut terkena peluru yang menembus mobil dan tubuh Nanang Kosim.

Abdul Majid terluka di bagian bahu kiri, dada kiri, dan paha kanan.

“Itu (tindakan tegas-red) dilakukan karena mereka tidak mau berhenti dan pelaku yang mengendarai mobil berusaha menembak kami. Dia bawa senpi Colt 45,” jelas Ketua Tim SV Densus 88 Mabes Polri Inspektur Polisi Dua (Ipda) Nia Kurnia di lokasi kejadian.

Penguntitan dilakukan oleh Densus 88 sejak dari Karangbolong, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Keempat anggota Densus 88 menggunakan satu mobil Avanza hitam dan dua sepeda motor.

Mobil ketiga tersangka teroris disergap di pertigaan menuju Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon.

Anggota Densus 88 akan kesulitan jika ketiga tersangka berada di Tol Tangerang-Merak.

“Kami sudah dapat info jika mereka hendak ke Bekasi, menemui anggota jaringannya yang ahli strategi,” ungkap Nia, seperti diberitakan Radar Banten (Jawa Pos Group).

Jasad Nanang Kosim langsung dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM).

Polisi juga membawa Abdul Majid yang terkena luka tembak di rumah sakit yang sama.

Penyergapan dan penembakan tersangka teroris ini sempat membuat masyarakat sekitar kaget. Mereka berdatangan dan berkerumun untuk melihat. (don)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Satu Hari, Dua Penangkapan Terduga Teroris di Banten


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
teroris   Densus 88   Ditembak  

Terpopuler