Ngeri, Pelajar SD Sekarat Diserang Tujuh Anjing Liar

Minggu, 01 Januari 2017 – 20:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Radar Lampung

jpnn.com - JPNN.com – Abdi Galang Pratama (4,5) meregang nyawa akibat digigit anjing liar dekat rumahnya di kawasan OPI, Jakabaring pada Oktober 2016 lalu.

Kejadian itu belum lekang dari ingatan, kejadian yang sama kembali terajdi.

BACA JUGA: 2017, Garuda Indonesia Buka Rute Padang-Palembang

Korbannya, Ridho Saputra (11), siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD) yang tinggal di kawasan Jl Abikusno CS, Kelurahan Keramasan, Kertapati.

Dia terpaksa dilarikan ke RSUD Palembang Bari akibat luka gigit dan cakaran tujuh anjing liar.

BACA JUGA: Tingkatkan Kapasitas, PT PI Gandeng Kota Palembang

Kejadian di Lorong Pepaya RT28/02, Kelurahan Keramasan, Sabtu (31/12) pukul 10.00 WIB. Di instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palembang BARI, tubuh bocah itu terbaring lemah. Perban membalut luka di tubuhnya. Kaki, paha, tangan dan beberapa bagian badan.

Menurut Sana, 32, bibi korban, saat kejadian Ridho tengah bermain layang-layang.

“Mungkin pas dia lari-lari menaikkan layang-layang itu sehingga memancing anjing untuk menggigitnya,” ujar dia seperti diberitakan Sumatera Ekspress (Jawa Pos Group) hari ini.

Kata warga, ada banyak anjing yang menyerang keponakannya itu.

Sana langsung meminta pertolongan warga untuk membawa keponakannya itu ke rumah sakit.

“Selama libur sekolah, dia memang dititipkan orangtuanya tinggal di rumah kami,” jelasnya.

"Ada 40 gigitan, paling parah di leher. Makanya kata dokter harus dioperasi," ungkap Pusparini (33), ibu korban.

Kamsar, 36, ayah Ridho mengaku terkejut saat mendapat telepon yang mengatakan anaknya jadi korban gigitan anjing liar.

“Kami kerja dari pagi sampai sore. Jadi anak itu dititip tempat bibinya,” ungkap dia.

Sebagai ayah, dia berharap anaknya tidak terjangkit virus rabies, seperti yang merenggut nyawa korban gigitan anjing liar lain.

Dia juga berharap pemerintah dapat memberantas anjing liar yang ada di permukiman penduduk. (aja)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler