Nikmati Luar Angkasa, Dibanderol Rp 42 Juta

Jumat, 14 November 2008 – 13:15 WIB
Foto : REUTERS
BORDEAUX - Perkembangan teknologi luar angkasa Rusia, Tiongkok, dan Amerika Serikat (AS) membuat Eropa tergerak untuk segera menyusulMereka berniat mengembangkan teknologi luar angkasanya dengan menggalang dana dari masyarakat

BACA JUGA: Obama Peringati Veterans Day di Chicago

Langkah itu diyakini cukup ampuh untuk membiayai proyek fantastis tersebut dalam situasi krisis global.

Eropa sadar bahwa dana yang diperlukan sangat besar
Nah, untuk menutup besarnya biaya, mereka berniat menjual pengalaman baru itu

BACA JUGA: Obama sang Presiden Internet

Mereka menawarkan pengalaman perjalanan wisata ke luar angkasa
Cukup menyediakan EUR 3.000 (setara Rp 42 juta) untuk menikmati penerbangan tanpa berat badan selama 22 detik tersebut, dengan total lama penerbangan sebelas menit

BACA JUGA: McCain Minta Palin Tak Disalahkan



Pengalaman melayang di luar angkasa meski kurang dari semenit itu tentu sangat menantangKelak, seluruh hasilnya digunakan untuk mendanai proyek penelitian ilmiah tersebut

Sejatinya, merasakan tak punya berat badan bisa dilakukan tanpa harus pergi ke luar angkasaItu bisa dirasakan sejak bertahun-tahun lalu dengan menggunakan Vomit Comet milik Badan Antariksa AS (NASA)Selama ini, Vomit Comet juga dipakai untuk melatih para astronot ASPernah pula Vomit Comet digunakan dalam film Apollo 13Kini penggunaannya diperluas untuk tujuan penelitian dan mempersiapkan berbagai peralatan yang akan dikirim ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Novespace merupakan salah satu unit bagian Badan Luar Angkasa Nasional Prancis atau French National Space Center (CNES)Novespace mengklaim bahwa merekalah yang menjadi pelopor penggunaan pesawat jet Airbus A300Lembaga itu juga melakukan berbagai hal, termasuk berkaitan dengan Badan Luar Angkasa Eropa (ESA)

"Airbus tersebut bisa menjadi lab penelitian ilmiahItu cukup unik di Eropa karena merupakan pesawat luar angkasa terbesar di dunia yang bisa menampung cukup banyak komunitas ilmiah," ujar astronot Prancis sekaligus Direktur Novespace Jean-Francois Clervoy kepada Reuters.

Sebagai salah satu persiapan yang diperlukan, Prancis mengetes para pilot untuk menerbangkan Airbus tersebutTermasuk, melintasi penerbangan melengkung di atas Samudera AtlantikManuver itu bila dilihat dari bawah bisa menyerupai sebuah roller coaster di ketinggian 8.000 kakiPara penumpang bisa merasakan bahwa berat badan mereka berlipat dua saat pesawat melakukan gerakan vertikal dan mesin pesawat berkurang secara mendadak.

"Memang belum ada regulasi yang mengatur hal ituTapi, kami telah melakukannya beberapa kali dalam setahun untuk menggabungkan antara ilmiah dengan demonstrasi bagi para observer," terang ClervoyDia berharap bisa mengawali penerbangan publik tersebut tahun ini

Clervoy menegaskan bahwa hasil penjualan tiket Novespace sama sekali tidak bertujuan mengejar keuntunganTotal hasilnya dipakai untuk mendanai riset luar angkasaNovespace membuka lebar kesempatan dilakukannya proyek ilmiah baru menggunakan pesawat yang lebih sering digunakan oleh Prancis dan Jerman itu

Sebelumnya, yang pernah dilakukan adalah penelitian tentang tekanan darah tinggi, memproduksi microchips, dan cara menumbuhkan tanaman di luar angkasaMisi berawak tersebut memilih Mars sebagai tempat tujuanMisi itu dilakukan selama dua atau tiga tahunPenelitian tersebut didanai oleh negara-negara Eropa.

"Pesawat itu memang mempunyai kapasitas yang bisa digunakan untuk melakukan pekerjaan yang biasanya dilaksanakan di luar angkasaPenemuan terpenting dalam hal tersebut adalah microgravity," ucap direktur CNES Yanick d'Escatha(Rtr/dia/ami)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiga Cucu Lahir dari Rahim Nenek


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler