NYPD Bubarkan Divisi Mata-mata Umat Islam

Rabu, 16 April 2014 – 15:50 WIB

jpnn.com - NEWYORK -- Kepolisian New York atau NYPD membubarkan program rahasia kontroversial yang dirancang untuk memantau aktivitas umat muslim untuk mengidentifikasi ancaman terorisme potensial.

Unit Demografi sebelumnya mengirim detektif berpakaian sipil untuk mendengarkan percakapan dan membuat dokumen di tempat-tempat yang biasa dikunjungi orang-orang muslim termasuk restoran serta tempat ibadah.

BACA JUGA: Polisi Amankan Tas Mencurigakan di Lokasi Bom Boston Marathon

"Unit Demografik membuat ketegangan psikologis di komunitas kami," kata Linda Sarsour dari Asosiasi Arab Amerika di New York, seperti dilansir foxnews, Selasa (15/4).

Pasukan itu telah menjadi subyek dua gugatan hukum federal di masa lalu dan memicu kemarahan dari kelompok-kelompok hak sipil.

BACA JUGA: Mantan PM Italia Kerja di Panti Manula

Hal ini juga dilaporkan menjadikan warga Islam di New York tidak lagi mempercayai aparat penegak hukum. Keputusan untuk menghentikan program ini dilaporkan sebagai langkah Komisioner Polisi William Bratton dan dipandang sebagai langkah untuk menjauhkan diri dari praktik-praktik pengumpulan intelijen pasca serangan 11 September.

Unit yang telah beroperasi sejak 2003 dan kemudian dinamakan Unit Pengawasan Zona itu mencatat di mana orang muslim bekerja, berbelanja, makan serta sholat. (esy/jpnn)

BACA JUGA: Kepolisian New York Bubarkan Unit Pemantau Muslim

BACA ARTIKEL LAINNYA... Diskon untuk Model Rambut Kim Jong-un


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler