Obat Diabetes Bisa Membantu Memblokir Penarikan Nikotin

Kamis, 26 Juli 2018 – 22:53 WIB
Ilustrasi. (Foto: pixabay/Jpnn)

jpnn.com - Menurut hasil studi tikus, obat diabetes yang aman dan murah berpotensi menjadi alat untuk memerangi kecanduan nikotin. Metformin adalah obat yang umum digunakan dan murah yang membantu mengobati diabetes tipe 2.

Tetapi para peneliti dari Johns Hopkins University mungkin telah menemukan penggunaan alternatif untuk obat tersebut. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus, ditemukan metformin juga mampu memblokir gejala penarikan nikotin.

BACA JUGA: Ketahui Bakat Anak Lewat Kids Club

Laporan berjudul "Aktivasi AMPK oleh metformin meningkatkan tanda-tanda penarikan diendapkan oleh penarikan nikotin" diterbitkan dalam jurnal PNAS pada 2 April lalu.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), merokok menyumbang lebih dari 480.000 kematian per tahun di Amerika. Rata-rata, umur perokok sepuluh tahun lebih pendek daripada yang bukan perokok.

BACA JUGA: Ketahui 4 Kesalahan Merawat Kulit yang Bikin Rusak

Sangwon Kim, seorang associate director di Johns Hopkins University School of Medicine, menyarankan terapi berhenti merokok gagal untuk secara langsung mengobati gejala penarikan nikotin.

FDA telah menyetujui tiga terapi sejauh ini, yakni terapi penggantian nikotin, agonis parsial reseptor acotilkolin nikotinat dan antidepresan.

BACA JUGA: Ketahui Manfaat Telur untuk Kesehatan

Kim memimpin studi bersama dengan para peneliti dari University of Pennsylvania. Setelah terkena rejimen nikotin dua minggu, tikus laboratorium tidak menunjukkan gejala penarikan ketika diberikan obat diabetes metformin.

Didukung oleh penelitian sebelumnya yang mengeksplorasi dampak nikotin pada kimia otak, para peneliti berhipotesis obat mungkin bisa menghilangkan gejala penarikan seperti kecemasan dan iritabilitas.

Dalam studi tersebut, para peneliti berfokus pada mengaktifkan enzim yang dikenal sebagai AMPK, yang menstimulasi pemecahan glukosa untuk energi.

Ditemukan bahwa jalur AMPK diaktifkan pada mamalia setelah penggunaan nikotin kronis, tetapi tertekan selama penarikan nikotin.

" Ini adalah studi pertama yang meneliti hubungan AMPK dengan ketergantungan nikotin," kata Kim, seperti dilansir laman MSN, Rabu (25/7).

Metformin, yang bisa merangsang AMPK, kemudian digunakan untuk melihat apakah itu bisa mengurangi atau sepenuhnya menghilangkan gejala penarikan nikotin.

Jika diberikan dalam dosis yang tepat, para peneliti berpikir obat diabetes bisa mengobati gejala penarikan tanpa efek samping menekan produksi glukosa.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tikus telah mengatasi semua efek negatif dari penarikan seperti kecemasan tetapi tidak mengalami perubahan dalam berat badan, konsumsi makanan atau kadar glukosa.

" Kemanjuran praklinis yang terbukti dari metformin dalam meredakan gejala penarikan bersamaan dengan profil keamanannya yang mapan untuk pengobatan diabetes harus mendorong peneliti untuk menerjemahkan temuan ini ke dalam uji klinis masa depan untuk tingkat abstinensi kontinu yang lebih tinggi pada perokok,” menurut para peneliti.

Kim menyatakan bahwa metformin memiliki "potensi nyata" untuk menjadi alat penghentian merokok yang aman dan kuat jika uji klinis bisa mengkonfirmasi temuan studi tikus. (fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Atasi Tumit Pecah-pecah dengan 4 Cara mudah Ini


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler