Ohhh, Jadi Begini Keuntungan Kopaja dan Metro Mini Ada Demo

Kamis, 12 November 2015 – 13:32 WIB
Kopaja. FOTO: dok/jpnn.com

jpnn.com - JAKARTA - Polda Metro Jaya menggelar dialog pendidikan mengantisipasi ulah pengunjuk rasa dengan para pimpinan Perusahaan Otobus (PO) di Aula Traffic Management Centre, Jakarta, pada Kamis, (12/11). PO sebagai pengusaha transportasi adalah pihak yang diuntungkan karena biasanya menjadi penyedia jasa para demonstran.

Kabag Rencana dan Administrasi (Renmin) Intelejen Polda Metro Jaya, AKBP Irfan Prawira memandang, jika terjadi aksi demo di DKI Jakarta tentu salah satu pihak yang diuntungkan adalah pengusaha transportasi, seperti Kopaja dan Metro Mini.

BACA JUGA: Elektabilitas Tinggi, tapi Ridwan Kamil yang Disukai, Gimana Nih Koh Ahok?

Irfan juga memaparkan melalui data intelejennya, tercatat sebanyak 2.856 aksi demo pertahun terjadi. Jika dirata-ratakan dalam satu hari di DKI Jakarta ada 10 aksi unjuk rasa. “Tentu bagi pengusaha transportasi ini adalah suatu proyek. Wah duit nih, kalau dikelola dengan baik pasti untung," kata Irfan saat memaparkan presentasinya kepada pimpinan PO, Rabu (12/11).

Irfan melanjutkan, jika aksi tersebut adalah lumbung padi bagi pengusaha transportasi. Dengan matematika sederhana ia menilai para pimpinan mendapat keuntungan dengan pihak penyewa, terkhususnya bagi pengunjuk rasa.

BACA JUGA: Survei: Adhyaksa Dault Patut Diperhitungkan

"Bayangkan, satu bus itu disewa 500 ribu. Ya kalikan aja dengan jumlah aksi yang ada," imbuhnya. (Mg4/jpnn)

BACA JUGA: Fasilitas Park and Ride di Jakarta Sepi Peminat, Gimana Nih?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ahok Teratas, Adhyaksa Mulai Melejit


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler