OK OCE Bikin Elektabilitas Anies-Sandi Kian Kece

Sabtu, 11 Februari 2017 – 22:55 WIB
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, sesaat sebelum debat Jumat (27/1). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Kenaikan elektabilitas Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada pilkada DKI menarik perhatian lembaga survei Campaignesia. Ternyata, program OK OCE (one kecamatan one center of entrepreneurship) mampu menarik dukungan pemilih.

Merujuk survei Campaignesia, duet yang diusung koalisi Gerindra dan PKS itu mampu mengungguli Basuki T Purnama-Djarot S Hidayat sebagai calon petahana di pilkada DKI. Penyebabnya adalah program yang ditawarkan, sementara di sisi lain sang petahana terlilit kasus penodaan agama.

BACA JUGA: Ahok-Djarot Dominasi Pemberitaan tentang Pilkada DKI

Menurut Direktur Campaignesia Ahmad Aniefy Jr, pihaknya pada 28 Januari - 7 Februari melakukan survei elektabilitas kontestan pada pilkada DKI. Survei dengam 525 responden itu menempatkan Anies-Sandi sebagai pemilik elektabilitas tertinggi dengan 35,81 persen.

Selanjutnya ada duet Ahok-Djarot dengan 32,19 persen. Sedangkan di posisi juru kunci ada Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dengan 19,24 persen. “Sementara yang belum menentukan pilihan 12,76 persen,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (11/2).

BACA JUGA: Bang Ara Bawa Ribuan Pendukung Ahok ke Hip Hip Hura

Aniefy menjelaskan, duet Anies-Sandi menjadi pilihan karena Ahok tersandung kasus penodaan agama. Statusnya kini juga terdakwa.

"Elektabilitas Ahok-Djarot lebih rendah dibanding Anies-Sandi karena adanya kasus hukum yang menjerat Ahok,” tuturnya.

BACA JUGA: Pak Ahok, Ini Ada Tambahan Dukungan dari Kaum Perempuan

Sedangkan duet Agus-Sylvi juga kurang menarik bagi pemilih. “Elektabilitas Agus-Sylvi terendah karena mungkin program kerjanya kurang bisa dipahami dan sulit diterima masyarakat," ujar Aniefy.

Menurut Aniefy, responden yang memilih Anies-Sandi didominasi pemilih muda berusia 17-30 tahun. Kondisi itu memperlihatkan kaum muda Jakarta lebih tertarik dengan program-program unggulan yang ditawarkan Anies-Sandi.

"Terlebih program kewirausahaan OK OCE saat ini menjadi isu menarik bagi pemuda Jakarta," ucap Aniefy.

Survei Campaignesia digelar 28 Januari - 7 Februari dengan jumlah sampel 525 responden. Survei dilakukan dengan teknik multistage random sampling. Margin of error survei itu di angka 4 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Debat Ketiga Jadi Ajang Ahok dan Anies Gerus Suara Agus


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler