Olah Daging Sapi, Kerja Sama Dengan Selandia Baru

Rabu, 27 Juli 2016 – 16:23 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - SURABAYA – Status Selandia Baru sebagai penghasil daging dan susu sapi jempolan dimanfaatkan Jawa Timur. Jatim kini menawarkan kerja sama dengan Selandia Baru untuk pengolahan daging sapi.

Sebagaimana diketahui, rata-rata tiap tahun pasokan sapi potong di Selandia Baru mencapai 4 juta ekor. Selandia Baru saat ini menjajaki pasar ekspor daging sapi ke Timur Tengah.

BACA JUGA: Jadi Menhub, Budi Karya: Terminal T3 Agustus Diresmikan

Pasar tersebut membutuhkan sertifikasi halal untuk setiap barang konsumsi yang diimpor. Karena itu, Indonesia, khususnya Jatim, dinilai mumpuni untuk mengolah daging sapi dari Selandia Baru, lalu diekspor ke Timur Tengah.

’’Kami bersama MUI (Majelis Ulama Indonesia, Red) berdiskusi dengan pihak Selandia Baru untuk masalah sertifikasi halal. Saat ini masih dibahas di internal mereka,” kata Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Jatim Lili Soleh Wartadipradja.

BACA JUGA: Inilah 5 Daerah Dengan Realisasi Investasi Terbesar

Jatim dinilai menjadi lokasi yang baik untuk investasi dan kerja sama di bidang peternakan. Sebab, industri peternakannya dinilai cukup maju. Sapi hidup dari selandia Baru dihargai rata-rata mulai USD 3,4.

Sementara itu, harga daging sapi potong mencapai USD 10,2 USD atau sekitar Rp 134.200 per kilogram. ’’Mereka bisa mengirim sapi hidup ke sini untuk digemukkan sebelum dipotong. Belum pasti mana kerja sama yang akan dipilih,” jelas Lili.

BACA JUGA: Naik 38 Persen, Danamon Raih Laba Rp 1,73 Triliun

Memang ada dua pilihan yang ditawarkan Jatim kepada Selandia Baru. Pertama, Selandia Baru mengirim sapi hidup untuk dipotong di rumah pemotongan hewan (RPH) di Jatim.

Kedua, Jatim menerima daging sapi potong untuk diolah dan disertifikasi halal. Di antara dua skema kerja sama itu, masing-masing sama-sama menguntungkan Jatim.

Hingga kuartal pertama 2016, kontribusi nilai investasi Selandia Baru ke Jatim memang kecil, yakni USD 34.146 atau Rp 449 juta. Sementara itu, realisasi investasi Jatim hingga semester I tercatat Rp 55,35 triliun. (rin/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... WOW, Pengunjung TM VAGANZA Belanjakan Rp 20 Miliar Lebih


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler