Oleh-oleh Haji Sangat Menjanjikan, Makin Agresif Garap Pasar

Kamis, 30 Juni 2016 – 03:37 WIB
Atalia Prataya Kamil dan Heera SKV. Foto: Vox Populi

jpnn.com - BANDUNG – Bursa Sajadah Aarti Jaya semakin agresif melebarkan sayap bisnisnya. Terbaru, jaringan toko retail one stop shopping beragam produk muslim secara resmi meluncurkan www.bursasajadah.com

Itu merupakan portal belanja daring yang menawarkan produk terlengkap oleh-oleh serta perlengkapan haji dan umrah yang memiliki pasar demikian luas. Tidak hanya di Indonesia namun juga di beberapa negara tetangga.

BACA JUGA: Ah, tak Mungkin saat Lebaran Daging Rp 80 Ribu per Kg

Di antaranya ialah Pakistan, Singapura, Malaysia dan Brunei. Istri Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Atalia Praratya Kamil memberikan apresiasi tinggi pada Bursa Sajadah Aarti Jaya.

“Bursa Sajadah Aarti Jaya merupakan salah satu kewirausahaan yang berhasil menghidupkan bisnis di kota Bandung,” kata Atalia di Harris Convention Centre-Citylink Bandung.

BACA JUGA: Pertamina Diberi Prioritas Kembangkan PLTP Kotamobagu dan Iyang Argopuro

Sementara itu, CEO Bursa Sajadah Aari Jaya Heera SKV mengatakan, Ramadan kali ini menjadi momen membanggakan dengan peluncuran portal itu.

“Dengan hadirnya portal belanja ini, para jemaah dapat berkonsentrasi menunaikan ibadah haji atau umrahnya semakin nyaman, lancar dan tenang. Kami siap memenuhi berbagai kebutuhan perlengkapan serta oleh-oleh berkualitas dengan harga terjangkau dan akses belanja nan mudah,” ujarnya.

BACA JUGA: Setelah Bangladesh, 3 Negara Ini Jadi Bidikan Ekspor Inka

Heera yang juga seorang Certified Financial Planner lulusan Curtin University of Technology Australia mengatakan, portal itu didukung delapan toko offline di tujuh kota besar.

Antara lain Jakarta, Bandung, Bogor, Bekasi, Solo, Malang dan Surabaya. Mereka telah melayani pelanggan di Indonesia dan regional sejak 1998. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kunjungan Kapal Besar Tunjukkan Tren Positif


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler