Omicron Masuk Indonesia, Menkes Minta Masyarakat Melakukan Ini

Kamis, 16 Desember 2021 – 12:30 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa Covid-19 varian Omicon sudah masuk Indonesia. 

Adapun yang pertama terdeteksi tertulari Omicron ialah seorang petugas kebersihan di Rumah Sakit Wisma Atlet Jakarta. 

BACA JUGA: Waduh! Menkes Umumkan Omicron sampai Indonesia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat tidak perlu khawatir, dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. 

Menurut Budi, masyarakat harus menjaga kewaspadaan dengan patuh pada protokol kesehatan, terutama memakai masker dan menjaga jarak. 

BACA JUGA: Begini Gejala yang Dialami Pasien Omicron Pertama

“Jangan berkerumun di tempat ramai," kata Menkes Budi saat menyampaikan keterangan pers perkembangan Covid-19, Kamis (16/12), yang diikuti melalui Zoom di Jakarta. 

Budi meminta masyarakat untuk menghindari aktivitas perjalanan ke luar negeri yang tidak penting. 

BACA JUGA: Kronologis Penularan Pasien Pertama Omicron

Sebab, tegas Budi, kasus Omicron di sejumlah negara sedang meningkat sangat cepat.

"Di Inggris yang semula cuma sepuluh per hari, naik 100-an per hari, sekarang sudah 70 ribu per hari. Lebih tinggi dari puncak kasus di Indonesia pada Juli yang 50 ribu kasus per hari," paparnya.

Dia menambahkan bahwa meski kasus Omicron di sejumlah negara yang terjangkiti meningkat cepat, tetapi perawatan pasien di rumah sakit masih relatif rendah. 

“Kalau (varian) Delta biasanya 20 persen, ini (Omicron) lebih rendah. Namun, kita harus tetap waspada, karena 20 persen dari 100 ribu orang, itu sama dengan 2 persen yang jauh lebih rendah dari satu juta orang," katanya. 

Budi mengatakan Omicron berpotensi memberikan tekanan di fasilitas pelayanan rumah sakit karena karakteristiknya yang cenderung cepat menular.

Sebelumnya, Budi melaporkan kasus pertama Omicron di Indonesia dialami seorang petugas kebersihan di Rumah Sakit Wisma Atlet berinisial N yang diketahui pada 10 Desember 2021.

Meski N saat ini telah dinyatakan pulih, kata Budi, namun di luar itu Kemenkes telah mendeteksi lima kasus probable Omicron yang melibatkan pelaku perjalanan internasional dari warga negara Indonesia serta asing.

Budi mengatakan upaya yang tepat menghadapi Omicron di tanah air adalah bersikap tenang, waspada dan patuh pada prokes.

"Kita juga harus percepat vaksinasi terutama pada lansia yang ke luar negeri. Pemerintah akan siapkan infrastrukturnya, rumah sakit, obat-obatan Molnuvirapir akan datang di akhir tahun ini," katanya. (antara/jpnn)


Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler