Opera Kembangkan Browser Baru dengan Dukungan AI

Sabtu, 27 Januari 2024 – 21:52 WIB
Ilustrasi browser dari Opera. Foto:

jpnn.com, JAKARTA - Opera bakal merilis browser baru yang diperkuat dengan artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan), untuk sistem operasi iOS di Eropa.

Langkah Opera itu menyusul berita bahwa Apple akan mengizinkan mesin browser alternatif berjalan di iOS sebagai akibat dari persyaratan European Digital Markets Act (DMA).

BACA JUGA: Wisnu Bawa Tenaya Dukung Operasi Nusantara Cooling System demi Jaga Keamanan Pemilu

Perubahan tersebut akan memungkinkan pengembang menawarkan browser yang tidak didasarkan pada mesin browser WebKit.

Apple saat ini mewajibkan browser pihak ketiga menggunakan WebKit, yang merupakan mesin browser sama yang mendukung browser Safari miliknya.

BACA JUGA: Browser Edge Versi Desktop Kini Dilengkapi Fitur Penelusuran Suara

Guna mematuhi DMA, Apple akan mulai mengizinkan pengembang mengirimkan browser berbasis non-WebKit, baik untuk aplikasi browser web maupun pengembang yang menawarkan browser dalam aplikasi untuk menampilkan halaman web di iOS.

Opera mengatakan perubahan itu akan memungkinkannya menyediakan alternatif Safari yang didukung AI kepada pengguna iPhone.

BACA JUGA: UC Browser Bagi-bagi Hadiah dalam Kampanye Ramadan Untung

“Kami bermaksud mewujudkan hal inif dengan Opera One yang berpusat pada AI untuk iOS. Selain itu, kami sangat gembira melihat konfirmasi bahwa Apple juga akan menerapkan layar pilihan browser untuk iOS, sehingga memudahkan pengguna untuk memilih browser favorit mereka sebagai setelan utama juga di perangkat seluler mereka," kata EVP Mobile di Opera Jorgen Arnesen.

Dia melanjutkan bahwa Opera sangat gembira dengan formulir permintaan interoperabilitas baru yang diumumkan Apple, yang akan memungkinkan pengembang untuk mengajukan permintaan tambahan untuk interoperabilitas dengan fitur perangkat keras dan perangkat lunak iPhone dan iOS.

Browser baru itu diperkirakan akan diluncurkan pada Maret, saat itu DMA akan mulai berlaku.

Mengingat bahwa perubahan tersebut hanya diterapkan di Uni Eropa, Opera mengatakan pihaknya sangat mendorong Apple untuk menerapkan peningkatan itu bagi pengguna iOS di seluruh dunia.

Tahun lalu, Opera memperkenalkan browser AI bernama Aria dan mendesain ulang browser desktop andalannya dan menamainya Opera One, yang juga akan menjadi nama browser iOS baru.

Pada saat itu, Opera mengatakan browser itu memiliki elemen yang akan membuatnya siap menghadapi masa depan berbasis AI generatif. (techcrunch/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... UC Browser Bagikan Hadiah Senilai Total Rp400 Miliar  


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
opera   Browser   Opera Browser   iOS  

Terpopuler