Operasi Mantap Brata Segera Digelar di Seluruh Polda untuk Amankan Pemilu 2024

Senin, 20 Juni 2022 – 05:47 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. ANTARA/HO-Polri

jpnn.com, JAKARTA - Polri telah menyiapkan Operasi Mantap Brata yang akan dilaksanakan di semua kepolisian daerah (Polda) di 34 provinsi se-Indonesia.

Dalam operasi tersebut, seluruh polda dan jajarannya mempersiapkan dan mengantisipasi segala potensi spektrum ancaman yang terjadi pada setiap tahapan pemilu.

BACA JUGA: Nasihat Bang Akbar untuk Partai Golkar agar Juara di Pemilu 2024

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan Polri telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menyampaikan tahapan Pemilu 2024 dimulai pada 14 Juni 2022.

"Polri menjamin seluruh tahapan pemilu ini bisa berjalan dengan baik dan pesta demokrasi, sebagai harapan masyarakat, berlangsung dengan aman, tertib, lancar," kata Irjen Dedi Prasetyo, Minggu (20/6).

BACA JUGA: Merasa Diperlakukan Semena-mena, Nikita Mirzani Mau Lapor ke Mabes Polri

Dia juga menyampaikan Polri masih menggodok apa saja yang dibutuhkan untuk mempersiapkan pengamanan serta kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024.

Selain Operasi Mantap Brata, Polri juga akan membentuk Satgas Nusantara.

Menurut Dedi, polarisasi di Pemilu 2024 tidak bisa dihindari, begitu pula politik identitas, hoaks, dan ujaran kebencian.

Dia memastikan Polri akan melakukan penegakan hukum, tetapi Korps Bhayangkara bakal mengedepankan upaya preventif dan preemtif terlebih dahulu.

Langkah antisipasi yang dilakukan adalah membentuk Satgas Nusantara melibatkan instansi terkait dari KPU dan Bawaslu.

"Polri sudah menyiapkan Satgas Nusantara sebagai bentuk cooling system," terangnya.

Satgas Nusantara bakal beroperasi saat Polri menyatakan Operasi Mantap Brata dimulai.

Irjen Dedi menegaskan peringatan akan diberikan kepada pihak-pihak yang mencoba menyebarkan berita bohong.

Jika peringatan sudah diberikan lebih dari satu kali, maka penegakan hukum akan dilakukan.

"Apabila diingatkan sekali dua kali masih melakukan tindakan yang sama, maka upaya penegakan hukum harus dilakukan agar tidak terjadi lagi kegiatan seperti itu," kata Dedi.

Dia menambahkan Polri menjadikan momen HUT ke-76 Bhayangkara sebagai wadah untuk menjaga soliditas dan sinergitas berbagai pihak guna menyukseskan berbagai agenda nasional dan internasional yang ada di Indonesia, seperti Presidensi G20 dan Pemilu 2024.

"Bapak Kapolri selalu mengingatkan, mari kita menjaga persatuan dan kesatuan, merawat kebinekaan dalam bingkai NKRI," pungkas Irjen Dedi. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler