Operasional Bandara Mutiara Sis Al Jufri Berangsur Membaik

Sabtu, 13 Oktober 2018 – 10:25 WIB
Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu retak akibat gempa 7,7 SR. Foto: Pemprov Sulteng/Pemko Palu

jpnn.com, SULAWESI SELATAN - Operasional Bandara Mutiara SIS Al Jufri yang terdampak bencana gempa bumi pada 28 September lalu berangsur mulai membaik.

Pada awal pengoperasian pascagempa (30/9), bandara hanya bisa didarati oleh pesawat jenis ATR karena terkendala fasilitas navigasi penerbangan yang belum memadai, setelah tower utama tidak aktif.

BACA JUGA: KRI Spica 934 Temukan Longsoran Dasar Laut di Teluk Palu

"Setelah mendapat bantuan fasilitas navigasi penerbangan berupa mobil tower dan pembenahan apron, sejak 7 Oktober pesawat jet jenis Boeing 737 800/900 bisa beroperasi dengan limited payload. Hal ini karena kondisi arah runway 15 yang digunakan masih dalam proses perbaikan," ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara M. Pramintohadi Sukarno

Kemudian, arah runway 15 yang mengalami kerusakan sedang berupa penurunan tanah dan retak memanjang pada 250 meter di ujung runway telah selesai diperbaiki.

BACA JUGA: Cerita Pilu Ki Kusumo Sepulang dari Sulteng, Oh Anak Itu

Adapun perbaikan yang dilakukan adalah perkerasan runway dengan pengecoran beton K350 Vol ±173 m3 dan perbaikan kebocoran atau retak metode injeksi grouting sepanjang ±40 m. Panjang runway yang dapat digunakan semula sepanjang 2.000 m X 45 m, kini bertambah menjadi 2.250 m X 45 m.

“Kami kebut perbaikan fasilitas Bandara SIS Al Jufri baik pada sisi udara maupun sisi darat. Semalam perbaikan pada arah runway 15 telah selesai dikerjakan dan mulai pagi 12 Oktober setelah dilakukan pengecekan dan uji coba, runway telah dapat digunakan oleh pesawat jenis B737800/900 dengan optimal sesuai kapasitasnya,” jelas Pramintohadi.

BACA JUGA: Doa dari Konsorsium Kader Gus Dur untuk Korban Gempa

Kondisi fasilitas bandara pada sisi darat juga semakin membaik, gedung terminal area kedatangan lantai 1 telah difungsikan. Conveyor belt 1 telah difungsikan dan trolleypun telah disediakan untuk melayani pengambilan bagasi penumpang.

"Conveyer belt 2 dan 3 telah dibersihkan dan siap difungsikan, namun areanya masih belum clear untuk dipergunakan karena masih ada perbaikan langit-langit terminal. Toilet telah berfungsi normal, AC dan penerangan berfungsi normal, fasilitas ibadah juga bisa digunakan," tandas dia.

Untuk groundhandling saat ini telah normal dilayani oleh tiga perusahaan yaitu PT. Menara Angkasa Semesta, PT. Global Sky Aviasi dan PT. Prathita Titian Nusantara. Peralatan dan personel baik yang di Palu maupun perbantuan telah memadai untuk melayani penerbangan saat ini sehingga kegiatan pelayanan bongkar muat pesawat komersilpun berjalan normal.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Puluhan Anggota Polri Masih Belum Ditemukan, 12 Gugur


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler