Pabrik Yakult Mojokerto Beroperasi 2013

Senin, 24 September 2012 – 09:00 WIB
SURABAYA  - Produsen minuman kesehatan asal Jepang, Yakult, melihat potensi besar Indonesia sehingga memustuskan membangun satu lagi fasilitas pabriknya di Mojokerto, Jatim. PT Yakult Indonesia Persada, produsen minuman kesehatan Yakult memulai pembangunan pabrik ke-2 di Ngoro Industri Persada (NIP), Mojokerto seluas 5 hektare. Investasi yang dikucurkan oleh PMA Jepang membangun pabrik dengan kapasitas produksi 3,6 juta botol per hari itu mencapai JPY 4 miliar (sekitar Rp 488 miliar dengan nilai tukar 1"JPY"sama dengan Rp 122,018).

Menurut President Director PT Yakult Indonesia Persada Sanae Ueno saat ini pabrik Yakult di Sukabumi, Jabar sudah mencapai kapasitas maksimum. Sehingga perusahaan yang berdiri di Indonesia pada 1990 berinisiatif membangun satu fasilitas pabrik lagi. Dan mereka memilih kawasan industri di Mojokerto.

"Lokasi juga dipilih untuk menjangkau kawasan Indonesia Timur. Sehingga kami bisa meningkatkan penjualan di sana," papar Ueno di sela-sela peletakan batu pertama Pabrik Yakult di NIP, Mojokerto.

Yakult yang memiliki masa edar hanya 40 hari membuat pemasaran minuman susu fermentasi tersebut sebagian besar terjual di Jawa. Karena pasokan hanya berasal dari pabrik di Jabar. Sementara dengan kondisi infastruktur dan geografis Indonesia berupa kepulauan, maka waktu distribusi produk menjadikan penjualan di luar Jawa memiliki waktu lebih sedikit.

"Rencana awal kami hanya mengoperasikan tiga line produksi di Pabrik Mojokerto. Seiring dengan bertambahnya permintaan dan jalur distribusi maka akan ditingkatkan menjadi enam line produksi. Sehingga nantinya bisa menyamai kapasitas produksi di Pabrik Sukabumi," tambah Ueono.

Sejak dua tahun terakhir, Yakult membukukan kenaikan penjualan rata-rata mencapai 25 persen per tahun. Penyebabnya adalah kenaikan daya beli masyarakat seiring dengan kesadaran mengenai kesehatan menjadikan penjualan terus tumbuh. Pada 2011 lalu, mereka membukukan penjualan sekitar 2,25 juta botol. Dan tahun ini diperkirakan naik antara 20-25 peren juga.

Pabrik di Mojokerto direncanakan akan beroperasi pada Desember 2013. Dan dengan adanya pabrik baru itu, Yakult berharap bisa membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar pabrik maupun Jatim. Terutama dengan adanya penambahan jumlah tenaga pemasaran langung melalui Yakult Lady. Metode yang menggunakan perempuan sebagai tenaga pemasaran tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan pendapatan masyarakat serta mengurangi pengangguran. Apalagi satu Yakult Lady bisa menghasilkan pendapatan 20-50 persen dari UMR daerah masih-masing

"Kami memiliki dua metode penjualan. Yakni melalui toko ritel, dan kedua melalui Yakult Lady, yang langsung melayani pelangan di rumah, sekolah, Rumah Sakit, maupun perkantoran," imbuh Director Marketing Coomunication and Commercial PT Yakult Indonesia Persada Antonius Nabanan pada kesempatan yang sama. Per Agustus 2012, perusahaan memiliki lebih dari 4.500 Yakult Lady di seluruh Indonesia. Dengan adanya pabrik baru, maka diperkirakan akan ada tambahan 5.00 Yakult Lady di Jatim saja dari posisi 200 orang saat ini. (aan)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Mobil Murah Ciptakan Segmen Baru

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler