Pacquiao Minta Rematch Melawan Mayweather

Selasa, 05 Mei 2015 – 04:20 WIB
Pacquiao Minta Rematch Melawan Mayweather

jpnn.com - LAS VEGAS - Kekalahan Manny Pacquiao atas Flyod Mayweather Junior banyak mengundang kekecewaan para penonton yang menyaksikan laga yang disebut-sebut sebagai yang terbesar abad ini tersebut. Pelatih Pacman, julukan Pacquiao, Freddy Roach, bahkan secara terang-terangan meminta rematch melawan Mayweather pada bulan September mendatang. 

Meskipun mengakui bahwa sang lawan melakukan tugasnya dengan baik untuk berlari menghindari dari pukulan Pacman, namun Roach merasa bahwa petinjunya bisa menyarangkan banyak pukulan telak yang melukai Mayweather. 

BACA JUGA: PSSI Gugat SK Menpora, Ini Reaksi JK

Tapi Roach juga tak ingin mengatakan bahwa ia menolak keputusan juri yang memberikan kemenangan angka mutlak buat Mayweather meskipun dalam hitungannya petinjunya memenangkan ronde lebih banyak.  Tapi jika melihat skor 118-110, 116-112, 116-112 yang diberikan juri, seolah-olah Pacquiao kalah telak di laga ini. 
"Saya kira ia berlari dengan sangat baik," kata Roach soal penampilan Mayweather seperti dilansir Boxing News. 

"Ketika ia tidak memukul, ia hanya berlari, dan bergerak mundur. Saya rasa Manny harusnya merebut ronde lebih banyak karena ia lebih agresif. Tapi sayang hasilnya tidak begitu," imbuh pelatih kawakan tersebut.

BACA JUGA: Umumkan Keanggotaan Tim Transisi Dua Hari Lagi

Jika nanti proposal rematch disetujui oleh pihak Mayweather, maka Roach yakin, Pacman bisa mengatasi gaya defensif lawannya. Pertarungannya tidak cukup dekat, dan mungkin lebih banyak fans yang kecewa tentang jalannya pertandingan yang terkesan satu arah. 

Ketika laga berakhir, mayoritas penonton mengira pacquiao lah yang akan menang, tapi faktanya malah berbeda. Karena itu, rematch memang boleh dibilang jadi salah satu opsi untuk menjawab kekecewaan fans yang telah membayar uang sangat mahal untuk menyaksikan langsung laga terbesar abad ini tersebut. 

BACA JUGA: Jelang Lawan Madrid, Andrea Pirlo Teringat Atletico

Mantan juara dunia kelas berat, Evander Holyfield juga mengaku terkejut dengan kekalahan Pacquiao. Alasannya, ia melihat karena tak ada satupun petinju yang terluka parah, maka Pacquiao yang mendaratkan pukulan lebih banyak harusnya jadi pemenang.

"Well, saya sebenarnya mengira ia (Pacquiao) yang menang. Faktanya ia bermain lebih agresif, dan terus melancarkan pukulan ke arah lawan. Sementara Mayweather jadi pihak yang terus bertahan. Karena tak ada petinju yang mengalami luka, dan ada seorang petinju yang memukul lebih banyak, maka bagaimana kira-kira pendapat Anda?" tutur Holyfield. (dim/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Benzema Dipastikan Absen Melawan Juventus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler