Padukan Relawan dengan Strategi Tokcer agar Jokowi-Ma'ruf Moncer

Rabu, 20 Februari 2019 – 21:35 WIB
Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin. Ilustrasi: JawaPos.Com

jpnn.com, MEDAN - Elemen-elemen relawan pendukung Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (Jokowi - Ma’ruf) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 terus mengonsolidasikan diri untuk menerapkan strategi pemenangan. Untuk itu, sejumlah relawan pendukung duet bernomor urut 01 tersebut menggelar pelatihan untuk menggarap suara pemilih melalui fasilitas teknologi informasi.

Adalah PKPBerdikari yang bersama-sama JAMIN, Panji Jomar, ANSU, Harmoni dan Almisbat menyelenggarakan kegiatan Latihan Door to Door Menggunakan Aplikasi Pantau Relawan demi memenangkan duet Jokowi-Ma’ruf. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari sejak Selasa (19/2) hingga Rabu (20/2) di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara.

BACA JUGA: Targetkan Jokowi-Maruf Menang 70%, TKN Gelar ToT Saksi Pilpres

Sekretaris Jenderal PKPBerdikari Osmar Tanjung yang membuka pelatihan itu mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 181 perserta dari sejumlah kabupaten/kota di Sumut, antara lain Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Batubara, Binjai dan Medan. “Ini baru gelombang pertama,” ujarnya.

Adapun Ketua Jamin Nasional Muzakhir Rida mengatakan, latihan door to door berbasis aplikasi itu menargetkan 200 pemilih dalam seminggu. Menurutnya, aplikasi itu baru pertama kalinya diperkenalkan kepada relawan Jokowi-Ma’ruf.

BACA JUGA: Abah Maruf Mantapkan Kemenangan di Tanah Kelahiran JK

“Penggunaan sistem aplikasi ini persiapan sistemnya sudah sejak tiga bulan lalu,” tutur Rida. Baca juga: Targetkan Jokowi-Ma'ruf Menang 70%, TKN Gelar ToT Saksi Pilpres


Pembekalan bagi relawan Jokowi-Ma'ruf melalui Latihan Door to Door Menggunakan Aplikasi Pantau Relawan di Medan. Foto: PKPBerdikari for JPNN

BACA JUGA: Misbakhun Optimistis Jokowi Bisa Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari daerah pemilihan Sumut III itu menjelaskan, sistem berbasis aplikasi tersebut terintegrasi dengan website kerjaberdikari.id menyediakan informasi terkait kinerja Presiden Jokowi. Di dalamnya ada info dalam bentuk berita, infografis, meme, video grafis dan opini.

“Setiap peserta dimasukan dalam klaster berdasarkan domisili per kabupaten dan memiliki login sendiri. Selanjutnya para relawan door to door nanti akan mengunggah nama konstituen dan KTP pemilih Jokowi-Ma'ruf Amin,” tuturnya.

Nantinya, kata Rida, KTP yang masuk ke sistem aplikasi akan dikoneksikan dengan daftar pemilih tetap (DPT). Dengan demikian sistem itu memangkas potensi unggahan ganda.

“Karena sistem akan menolak secara otomatis, begitu juga jika NIK KTP tidak benar,” paparnya. Baca juga: Abah Ma'ruf Mantapkan Kemenangan di Tanah Kelahiran JK

Kegiatan pelatihan itu juga menghadirkan Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi-Ma’ruf) Usman Kansong. Usman mengatakan, upaya menggarap pemilih harus memadukan serangan di udara alias media sosial dan darat melalui pendekatan door to door.

“Strategi kampanye harus dilakukan dalam bentuk perang udara melalui media mainstream dan media sosial,” tuturnya.

Usman juga mewanti-wanti para relawan Jokowi-Ma’ruf agar aktif menangkal hoaks dan fitnah yang menyasar duet umara dan ulama itu.

Positive campaign harus dilakukan karena ada kecendrungan pihak sebelah melakukan black campaign,” katanya berpesan.(jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kiai Maruf Semringah Dapat Dukungan Kepala Daerah Asal PAN dan PKS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler