Pagi-pagi Jokowi Tinjau RS Darurat Corona, Ternyata Sudah Ada Doni Monardo & Erick Thohir

Senin, 23 Maret 2020 – 11:52 WIB
Petugas mempersiapkan alat medis di RS Darurat Covid-19, kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta. Foto: ANTARA/Galih Pradipta

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Jokowi meninjau kesiapan Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta Pusat untuk menjadi Rumah Sakit Darurat penanganan virus Corona atau COVID-19.

Jokowi tiba di Wisma Atlet, Senin (23/3) pukul 09.03 WIB dan disambut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo dan Menteri BUMN Erick Thohir.

BACA JUGA: Pemerintah Kebut RS Darurat Corona, 700 Orang Dikerahkan, Tim Medis Mulai Masuk

Jokowi langsung memasuki menara di Wisma Atlet yang akan difungsikan untuk merawat pasien COVID-19.

Jokowi kemudian meninjau berbagai fasilitas kesehatan seperti instalasi ruang gawat darurat, ruang inap pasien, dan juga alat-alat kesehatan seperi ventilator, dan juga Alat Pelindung Diri bagi perawat dan dokter.

BACA JUGA: Bayi Positif Terinfeksi Virus Corona

Sejenak Jokowi berbincang dengan Doni dan Erick untuk kemudian meninjau kembali kesiapan berbagai ruangan di Wisma Atlet.

Wisma Atlet memiliki kapasitas inap hingga 24 ribu orang. Namun dalam tahap awal jumlah kapasitas yang akan disiapkan untuk merawat 3.000 pasien terkait COVID-19.

BACA JUGA: Ahmad Dhani Kembali Berkoar, Sebut Ada Konspirasi di Balik Virus Corona, Indonesia Akan Tunduk

Empat tower di Wisma Atlet Kemayoran akan difungsikan untuk RS Darurat Corona yang menampung pasien-pasien yang terjangkit wabah COVID-19 dan tenaga medis yang menanganinya.

Dua tower (menara) yakni Tower 6 dan 7 untuk menampung pasien positif COVID-19.

Tower 3 untuk tenaga medis dan dokter yang bertugas. Tower ini dapat menampung sekitar 1.750 tenaga medis dan relawan.

Tower 1 untuk posko gugus tugas COVID-19, di mana tower ini mampu menampung sekitar 1.750 orang.

Adapun Jumlah pasien positif terinfeksi covid-19 hingga Minggu (22/3) kemarin kembali bertambah. Jumlah pasien positif bertambah 64 orang, sehingga total pasien menjadi 514 orang yang dinyatakan positif terjangkiti virus tersebut.

Sedangkan jumlah korban meninggal dunia dan sembuh juga bertambah. Korban meninggal bertambah menjadi 10 orang, dan total mencapai 48 orang. Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah 9 orang menjadi 29 orang. (antara/jpnn)

Menkes Terawan Dicopot?


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler