jpnn.com - BOGOR - Kapolri Badrodin Haiti mengatakan, jajarannya bisa mengawal rombongan apa saja. Salah satunya ialah rombongan motor gede. Badrodin menampik anggapan pihaknya sengaja menganakemaskan komunitas motor mahal itu.
"Siapa saja yang memerlukan pengawalan polisi, bukan hanya moge, orang suporter bola dikawal boleh, unjuk rasa dikawal boleh," tegas Badrodin di kompleks Istana Bogor, Selasa (18/8).
BACA JUGA: Lah, Pembawa Baki Bendera Pusaka Tak Bisa Jawab Pertanyaan Jokowi
Namun, Badrodin mengakui, ada momen terjadinya diskresi. Salah satunya ialah saat rombongan moge melanggara aturan lalu lintas seperti yang terjadi di Jogjakarta.
Menurut Badrodin, itu merupakan kewenangan polisi yang mengawal. "Yah polisi itu yang memberikan diskresi. Boleh di dalam UU nya boleh, makanya minta pengawalan polisi," imbuh Badrodin.
BACA JUGA: Bang Razman Tak Mau Lagi Dampingi Mas Gatot dan Mbak Evi, Kenapa Ya?
Badrodin menegaskan, diskresi itu hanya berlaku saat polisi mengawal rombongan. Diskresi bakal menguap untuk perorangan. (flo/jpnn)
BACA JUGA: Alhamdulillah, Black Box Trigana Air Berhasil Ditemukan
BACA ARTIKEL LAINNYA... Jonan Deadline KNKT Satu Bulan Ungkap Penyebab Jatuhnya Trigana Air
Redaktur : Tim Redaksi