Pak Tito, Tolong Klarifikasi Dulu Tiga Isu Ini

Sabtu, 18 Juni 2016 – 16:27 WIB
Calon tunggal Kapolri Komjen Tito Karnavian. Foto: dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Partai Gerindra setuju Komjen Tito Karnavian diangkat menjadi Kapolri sebagaimana diusulkan oleh presiden kepada DPR. Partai berlambang kepala garuda ini hanya berharap Tito mau mengklarifikasi terlebih dahulu beberapa kabar miring mengenai dirinya. 

"Ada tiga hal yang perlu Komjen Tito klarifikasi kepada masyarakat luas," kata Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade dalam keterangan persnya, Sabtu (18/6).

BACA JUGA: Harapan Mantan Kapolri pada Tito Karnavian

Yang pertama, ujar Andre, adalah isu bahwa Tito antiIslam. Ini muncul selain karena jabatannya sekarang sebagai kepala BNPT, juga akibat Tito punya latar belakang Densus 88.

Menurut Andre, isu ini perlu diklarifikasi secara tegas saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR nanti. "Komjen tito juga perlu menyampaikan atau mengklarifikasi ke MUI dan ormas Islam bahwa dia bukan calon Kapolri antiIslam," tutur dia.

BACA JUGA: Putri Gus Dur Murka Karena Pertanyaan Kemungkinan Punya Bapak Tiri

Sedangkan isu kedua yang perlu diklarifikasi adalah soal netralitas mantan Kapolda Papua itu. Tito dicurigai mengamankan suara Presiden Joko Widodo di Papua saat Pemilu Presiden 2014.

"Kami tidak ingin Tito jadi Kapolri juga jadi timses Jokowi ke depan. Harus diklarifikasi bahwa Tito tidak berpolitik praktis. Karena polri milik rakyat bukan kelompok tertentu," beber Andre.

BACA JUGA: Lagi, TNI AL Tangkap Kapal Ikan Berbendera Tiongkok

Sedangkan isu terakhir adalah soal kedekatannya dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama. Tito harus meyakinkan publik bahwa hubungannya dengan pria yang akrab disapa Ahok itu tidak akan membuat Polri terseret ke dalam pertarungan pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun depan. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Teman Ahok Anggap Kasus Sumber Waras sudah Keruh Sedari Awal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler