Palestina Minta Negara Ini Bicara Lantang soal Rencana Jahat Israel

Sabtu, 20 Juni 2020 – 09:19 WIB
Bendera Palestina. Foto: net

jpnn.com, JAKARTA - Palestina pada mendesak Yunani agar menolak rencana Israel untuk mencaplok sebagian besar wilayah di Tepi Barat yang diduduki.

Perdana Menteri Palestina Mohammed Ishtaye sebelumnya menghubungi mitranya dari Yunani Kyriakos Mitsotakis pada Kamis, meminta Mitsotakis untuk tidak melanggar hukum internasional serta hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Sikap Jokowi soal RUU HIP, Tentara Indonesia Usir Israel, Kabar Gembira

Percakapan via telepon itu terjadi sehari pascakunjungan resmi Mitsotakis ke Israel. Di sana, ia bertemu dengan Presiden Israel Reuven Rivlin beserta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

"Kemitraan dan kepentingan bersama antara Yunani dan Israel seharusnya tidak mengorbankan rakyat Yunani dan kepercayaan pemerintah terhadap hukum internasional dan hak rakyat untuk menentukan nasibnya sendiri," kata Ishtaye kepada Mitsotakis melalui telepon, menurut pernyataan kantornya.

BACA JUGA: Detik-Detik Tentara Indonesia Usir Tank Merkava Israel

"Yunani harus berbicara lantang menolak rencana pencaplokan Israel," kata Ishtaye, seraya mendorong mitranya itu untuk mengakui Palestina sebagai sebuah negara. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Menlu Retno Gembira, Ikhtiarnya Menggagalkan Rencana Jahat Israel Direspons Positif


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler