Pandemi Corona, Ramadan Kali Ini Sebaiknya Tak Ada Acara Buka Puasa Bersama

Jumat, 10 April 2020 – 17:12 WIB
Ilustrasi buka puasa bersama umat Buddha dan warga muslim. Foto : JPG/Pojokpitu

jpnn.com, JAKARTA - Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin berharap, umat muslim tidak melaksanakan buka puasa bersama yang biasanya rutin dilaksanakan pada bulan Ramadan.

Hal itu demi mencegah penularan virus corona (Covid-19) di tengah masyarakat. Selain pelaksanaan buka puasa bersama, Kemenag juga mengimbau umat tidak merayakan Nuzululquran secara bersama-sama dan tadarus diminta dilaksanakan di rumah masing-masing.

BACA JUGA: Wajib Dibaca! Surat Edaran Menag Tentang Panduan Ibadah Ramadan di Tengah Wabah Corona

"Kami berharap buka puasa bersama ditiadakan, Salat Tarawih dilaksanakan di rumah masing-masing. Kemudian nuzululquran juga akan ditiadakan. Begitu juga pelaksanaan tadarus di masjid akan ditiadakan," ucap Kamaruddin dalam keterangan resminya di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Jumat (10/4).

Kemenag, kata dia, sejak jauh hari telah mengeluarkan pedoman dalam beribadah selama bulan Ramadan.

BACA JUGA: Kementan Jamin Stok Bawang Merah Aman Hadapi Ramadan dan Idul Fitri

Satu di antaranya, Kemenag menekankan pada pelaksanaan ibadah selama Ramadan bisa dilaksanakan di rumah.

"Umat Islam seluruh Indonesia diimbau agar dalam melaksanakan ibadah, baik itu salat dan segala aktivitas yang terkait dengan datangnya bulan suci Ramadan, diharapkan untuk tetap berada di rumah," lanjut dia.

Dia menekankan, Allah SWT memahami pelaksanaan ibadah yang dilaksanakan umat muslim di rumah selama Ramadan. Dia yakin, kualitas ibadah tidak berkurang hanya karena dilaksanakan di rumah.

"Kami berharap umat Islam di Indonesia tetap menjaga bersama physical distancing agar berperan bersama memerangi Covid-19," ucap dia.

"Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah di rumah masing-masing, insyaallah tidak mengurangi kualitas ibadah, tidak mengurangi pahala, karena sedang dalam keadaan darurat. Insyaallah Allah SWT akan sangat memahami," tutur dia. (mg10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler