Pantas Gulung Tikar, Ternyata OK OCE Mart Asal Buka

Jumat, 07 September 2018 – 16:23 WIB
Gerai OK OCE Mart di Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan, kini kondisinya mengenaskan. Foto: Yesika/JawaPos.com

jpnn.com, JAKARTA - OK OCE adalah program yang bertujuan untuk mencetak wirausahawan handal. Salah satu bagian dari program yang digagas Sandiaga Uno tersebut adalah pendampingan, atau mentoring oleh pengusaha sukses. Anehnya, lulusan program ini justru bangkrut akibat melakukan kesalahan yang sangat mendasar.

Tutupnya OK OCE Mart di Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Banyak yang bertanya, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

BACA JUGA: Sandi Diminta Jual Dolarnya yang Diparkir di Luar Negeri

Ketua Pergerakan OK OCE (PGO) Faransyah Jaya mengatakan selain uang sewa yang tidak terbayarkan, dia pun melihat ada kesalahan yang sejak awal dilakukan. Jadi berakibat tidak bisa berkembang dan bangkrut.

"Jadi salah satu kelemahan di Kalibata, mereka tidak melakukan feasibility study, ramai nggak sih traffic-nya jadi ya asal buka saja," tutur Faran di Mal Pelayanan Publik, Jakarta Selatan, Kamis (6/9).

BACA JUGA: Sandi Cawapres, OK OCE Bersiap Go National

Menurutnya OK OCE Mart dimiliki secara individu. Jadi sangat diperlukan uji lapangan. Hal itu dilakukan oleh lulusan OK OCE lainnya, Ali di Pancoran.

Faran melihat Ali pandai membaca pasar. "Kayak OK OCE Pak Ali di Pancoran, dia bilang coach saya dikelilingi tempat pengajian dilalui banyak orang demand-nya tinggi ya sudah ok, makanya Pasar Jaya buka jalan," terangnya.

BACA JUGA: Cerita Anggota DPR Soal Kilang Minyak Mini Sandiaga Uno

Walaupun dilanda kegagalan, Faran mengaku dalam usaha bisnis itu biasa. Namun, fokusnya sekarang adalah mengembangkan dan membangkitkan yang masih berjalan sehingga tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Dia merinci kini telah memiliki Gerai Tani OK OCE di dua lokasi. Rencananya akan ditambah 9 lokasi lagi. Setiap kota rencananya masing-masing buka 1 gerai.

"Perlu ditekankan ini bukan bisnis retail, OK OCE Mart, gerai OK OCE ini akses pasar untuk anggotanya. Ya untung untuk pribadi, tapi jika ada yang ingin menitip barang usahanya silahkan, artinya membantu usaha anggota yang lain," jelas Faran.

Saat ini, DKI Jakarta memiliki 5 toko OK OCE Mart (satu bangkrut), 5 toko OK OCE Warung Modern, 4 Gerai OK OCE yang salah satunya terletak di Balai Kota DKI Jakarta. Bahkan, belum lama beroperasi Faran mendapat kabar Gerai di Balai Kota omsetnya perhari telah mencapai Rp 5 juta.

"Mereka bisa bersaing paling bagus kolaborasi sama gerai, dengan syarat ngambil barang dari PD Pasar Jaya. Mereka benar-benar mesti survei targetnya harus seperti apa, dengan itu pasti bisa bertahan," pungkasnya. (rgm/JPC)

BACA ARTIKEL LAINNYA... OK OCE Mart Gulung Tikar, Politikus NasDem Sindir Sandiaga


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler