Para Taruna Kembali Belajar di Asrama, PPI Curug Siapkan Pedoman New Normal

Rabu, 03 Juni 2020 – 19:52 WIB
Para taruna Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug. Foto dok PPI

jpnn.com, TANGERANG - Para taruna-taruni Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug sudah mulai kembali ke asrama secara bertahap, setelah melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah dengan menggunakan metode e-learning. Untuk ini, pihak kampus menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan pedoman New Normal.

Direktur PPI Curug, Capt. Avirianto mengatakan awal pekan ini merupakan hari pertama taruna dan taruni PPI Curug kembali ke asrama. Pemanggilan taruna akan dilaksanakan secara bertahap melalui surat resmi yang dikirim ke masing-masing taruna ataupun melalui orang tua/ wali.

BACA JUGA: Keren, Lulusan PPI Curug Berhasil Go Internasional

"Untuk tahap awal pemanggilan, taruna yang diprioritaskan yaitu berdomisili di area Jabodetabek. Setiap harinya sebanyak 150 taruna diagendakan kembali ke asrama sesuai surat pemanggilan yang diterima masing-masing taruna," kata Capt Avirianto, Rabu (3/6).

Dia menambahkan dari 150 taruna dan taruni yang dijadwalkan kembali ke asrama, total 75 orang yang baru bisa hadir pada hari pertama pemanggilan yang terdiri dari 50 taruna dan 15 taruni.  Pemanggilan tahap awal ini akan dievaluasi selama tujuh hari dan jika pemanggilan taruna ini berjalan dengan lancar akan dilaksanakan sampai dengan 17 Juni 2020.

BACA JUGA: Banyak Tabung Gas 3 Kg di Dapur Raffi Ahmad dan Nagita, Netizen Nyinyir Begini

Capt Avirianto juga menegaskan bahwa kembali para taruna dan taruni ke asrama tentunya dengan melewati serangkaian pengecekan yang ketat sesuai protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. 

Adapun tahapan pengecekan yang dilaksanakan yaitu pertama taruna turun di depan Gerbang Utama PPI Curug dan langsung dilakukan pengecekan suhu tubuh oleh petugas dengan menggunakan APD lengkap. Kemudian taruna disemprot dengan cairan disinfektan ke area pakaian dan juga barang bawaannya.

BACA JUGA: Sebanyak 200 Warga Tangerang Terima Bantuan dari PPI Curug

Setelah itu taruna mencuci tangan dengan hand sanitizer untuk mengisi buku absensi kehadiran dan berjalan menuju Gedung Simulator untuk melaksanakan Rapid-Test. 

"Sebelum memasuki Gedung Simulator, taruna diwajibkan mencuci tangan dengan sabun yang telah disediakan di depan gedung. Dan dalam pelaksana kegiatan Rapid-Test ini PPI Curug Rumah Indonesia Sehat Hospital BSD," katanya.

Capt Avirianto menjelaskan jika pemeriksaan Rapid-Test tersebut hasilnya nonreactive, maka taruna akan langsung diarahkan menuju asrama Curug 1 untuk melaksanakan karantina sesuai protokol yang ada. 

Namun, jika hasilnya reactive maka taruna akan dilakukan pengecekan lebih lanjut oleh Rumah Indonesia Sehat Hospital sesuai protokol penanganan Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Tentunya dengan persetujuan terlebih dahulu dari pihak orang tua/ wali masing-masing taruna.

Pihak kampus juga telah melakukan serangkaian persiapan dalam rangka New Normal yang akan mendukung kegiatan belajar dan mengajar di lingkungan PPI Curug. 

Di antaranya telah membentuk Tim Posko Penanganan Covid-19 yang terdiri dari pegawai dan pengasuh taruna untuk mengefektifkan dan memfokuskan serta mempermudah koordinasi pada proses kembalinya taruna ke asrama selama masa pandemi ini.

"PPI Curug telah menyediakan akses penunjang untuk kegiatan pembelajaran online di asrama ini seperti wifi bagi seluruh taruna. Selain itu, para taruna tetap diwajibkan mematuhi protokol kesehatan seperti physical distancing, penggunaan masker, sering mencuci tangan dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan," tandasnya.(chi/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler