Parasite, Drama Korea Visioner yang Berjaya di Festival Film Cannes

Selasa, 28 Mei 2019 – 20:38 WIB
Bong Joon-ho, sutradara Parasite, menerima penghargaan Palme d'Or di Festival Film Cannes. Foto: AFP

jpnn.com - "Aku tidak pernah sekali pun membayangkan hal ini," ungkap sutradara Bong Joon-ho, 49, di panggung Cannes Film Festival (CFF) 2019 pada Sabtu (25/5). Sambutan singkat itu mewakili kemenangan bersejarahnya yang meraih Palme d'Or, penghargaan tertinggi di festival film Cannes.

Parasite, film ketujuh Joon-ho sekaligus film ketiganya yang menembus Cannes, jadi wakil Korea Selatan pertama yang berhasil memenangkan piala palem emas di ajang tersebut. Tahun ini, perfilman Negeri Ginseng itu diwakili Parasite dan film action The Gangster, the Cop, the Devil.

BACA JUGA: Once Upon A Time in Hollywood Dapat Sambutan Meriah di Cannes

Dia berharap banyak wakil Korsel lainnya di Cannes. "Mustahil memenangkan ini tanpa dukungan artis serta tim yang baik. Banyak talenta Korea yang bisa dan berhak memenangi Palme d'Or," tegasnya. Joon-ho menilai, kemenangan itu akan membantu perfilman Korea lebih dikenal secara internasional.

BACA JUGA: Once Upon A Time in Hollywood Dapat Sambutan Meriah di Cannes

BACA JUGA: The Nokdu Flower, Kisah Konflik Politik Korsel di Abad ke-19

Kemenangan tersebut dirayakan keluarga besar Parasite. Park So-dam, aktris di film itu, mengunggah fotonya bersama CEO rumah produksi Bareunson Kwak Shin-ae, aktor Song Kang-ho, dan Joon-ho.

Dia mengucapkan selamat buat seluruh tim produksi dan cast film satir itu. "Aku kangen kalian semua. Waktu bersama kalian sangat menyenangkan," tulis So-dam. Han Ji-min, Kim Go-eun, serta Yoo Ah-in ikut merayakan kemenangan Parasite di media sosial.

BACA JUGA: Her Private Live, Kisah Fangirl Garis Keras

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pun ikut bangga. Di Twitter, dia mengunggah surat resmi yang berisi ucapan selamat. Dia memberikan apresiasi kepada seluruh tim Parasite. Buat dia, kemenangan tersebut adalah kado manis seabad perfilman Korea. "Berita Palme d'Or yang kita dengar pagi ini jadi kado bagi insan perfilman yang mengantar industri hiburan dan penonton kita memiliki standar tinggi," ungkap Jae-in.

Parasite mengisahkan tentang ketimpangan sosial di masyarakat Korsel. Tokoh utamanya adalah Gi Taek dan keluarganya yang seluruhnya menganggur. Mereka pun melihat kesempatan mengubah nasib saat si sulung Gi Woo bekerja sebagai guru les anak keluarga Park. Keluarga Gi berusaha mengeruk untung dari keluarga si murid yang superkaya itu. Tema sederhana tersebut dibalut dalam gaya dark comedy yang memukau dan penuh nilai moral.

Kepala Dewan Juri CFF Alejandro Gonzalez Inarritu memuji Parasite yang visioner. Joon-ho dinilai berhasil menyajikan cerita sederhana lewat paduan bermacam-macam genre yang menghibur. "Film ini menceritakan kepada kita sesuatu yang relevan dan mendesak, sangat universal meski latar filmnya amat lokal. Kami semua terpukau dan terus terpukau saat nonton," ungkap sutradara The Revenant itu di belakang panggung usai acara.

Dalam ulasannya, jurnalis Hollywood Reporter Stephen Dalton mengapresiasi akting solid tiap pemain, mulai yang dewasa sampai anak-anak. Meski panjang, filmnya amat membekas. "Dibalut visual dan scoring menawan, kisah yang ditawarkan Joon-ho mampu menghibur sekaligus 'menusuk'," komentarnya. (IndieWire/Soompi/fam/c25/jan)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Welcome to Waikiki 2, Musim Kedua Penuh Tawa


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler