Parpol Diminta Urus Caleg Gagal

Rabu, 23 April 2014 – 11:30 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Partai politik peserta pemilihan umum legislatif diimbau agar ikut bertanggung jawab terhadap para caleg yang saat ini tengah mengalami depresi akibat tidak lolos jadi wakil rakyat.

Imbauan tersebut disampaikan Mustadin Tanggala, dosen Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (23/4/).

BACA JUGA: Usai Fatwa Mbah Mun, SDA versus Romi Dinilai 0:0

"Jangan hanya sibuk mengurus yang lolos jadi wakil rakyat, kader yang depresi mestinya juga harus diurus agak tidak mengganggu ketertiban umum," kata Mustadin.

Menurut Mustadin, caleg gagal telah berkontribusi membesarkan dan mempopulerkan partai selama masa kampanye yang terbilang cukup lama.

BACA JUGA: Maruarar Sirait Raih Suara Terbanyak

"Parpol harus meyakinkan caleg gagal  bahwa menjadi anggota legislatif bukanlah tujuan akhir setiap aktivis parpol, jadi jika gagal nantinya caleg tetap menyiapkan diri untuk mengawal aspirasi masyarakat," terang doktor psikologi tersebut.

Selain parpol lanjut Mustadin, keluarga dan lingkungan sosial juga bertanggungjawab terhadap caleg gagal. Caleg yang gagal akan seringkali merasakan kesedihan yang mendalam dan merasa dipermalukan oleh lingkungannya. Penerimaan yang layak dari keluarga dan lingkungan sosial dapat memulihkan kondisi kejiwaan mereka.

BACA JUGA: Perempuan Rentan Godaan Birokrasi Bobrok

"Mereka yang depresi ini seringkali kehilangan rasa humor, apapun yang dihadapinya dirasakan sebagai tekanan, dan tidak dapat merasakan nikmat dari apapun yang dihadapinya. Ada juga caleg yang depresi malah menjadi gampang marah, merasa cemas yang berlebihan, dan kondisi kejiwaan yang bergejolak yang bisa dipicu oleh stimulus apa saja yang dihadapinya," ungkapnya.(fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Dia Koleksi Arloji Moeldoko dan Harganya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler