Parto Hanya Bisa Pasrah Dihukum Pak Ganjar

Kamis, 01 April 2021 – 21:56 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo menghukum komedian Parto. Foto: Instagram @ganjarpranowo

jpnn.com, SURAKARTA - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memerankan tokoh Petruk di Opera Van Java (OVJ) pada Puncak Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-88 Tahun 2021 di Auditorium Sarsito Mangunkusumo RRI Surakarta, Kamis (1/4).

Dalam acara OVJ, selalu ada dalang yang galak jika para pemain keluar dari jalur cerita. Dia adalah Parto.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Gadis Penyerang Mabes Polri, Nasib Anies-JK Bagaimana? AHY Sebut Moeldoko

Komedian gaek itu memang terkenal tegas dan galak pada wayang-wayang OVJ yang bermain. Namun, saat acara puncak Harsiarnas, Parto tak berkutik.

Dia menjadi korban kejahilan Ganjar yang menjadi wayang bersama Menkominfo, Johnny G Plate.  Awalnya Parto berhasil mengisengi wayang-wayang lain, salah satunya Aziz Gagap.

BACA JUGA: Ganjar: Rasa Cinta itu Ada dan Bersemi di Jawa Tengah

Ketika Parto memberikan pertanyaan dan tidak dijawab dengan benar, Parto menyuruh Aziz Gagap untuk push up dan makan belimbing wulung.

Parto juga berhasil mengisengi Menkominfo Johnny. Saat ditanya nama kampung Gareng dan tak bisa dijawab, Parto meminta Johnny memakan buah belimbing wulung itu.

BACA JUGA: Pak Ganjar Mendadak Mendatangi Rumah Warga dan Minta Data Keluarga

Ingin juga mengerjai Ganjar, Parto justru jadi korban. Saat bertanya pada Ganjar nama kampung Gareng, sang Gubernur Jateng tersebut langsung menjawab Desa Kelir padahal jawaban sebenarnya ialah Karang Kadempel.

"Betul, Kelir. Itu ada Mas Wali Kota Solo, coba tanya. Betul kan Pak. Itu lho dijawab betul. Ayo push up," ucap Ganjar.

Parto pun mengikuti perintah itu. Dia juga kembali dihukum makan belimbing wulung oleh Ganjar karena belum menerima vaksin covid-19.

"Iki dipangan (ini dimakan), soale durung divaksin. Vaksin kui jimat Covid-19," ucap Ganjar dan Parto pun langsung kebingungan.

"Baru kali ini dalang dikerjai sama wayang," ucapnya lirih.

Dalam cerita itu, OVJ mengambil tema Desa Gareng yang diserang pagebluk Covid-19. Gareng yang kebingungan meminta Semar memberikan jimat. Semar yang tak lain Menkominfo memberikan jimat kepada Semar berupa vaksin.

Sementara Ganjar yang juga dimintai masukan oleh Gareng mengatakan, selain vaksin jurus ampuh melawan pagebluk adalah gotong royong. Untuk itu, dia memberi jimat pada Gareng berupa Jogo Tonggo.

"Jogo tonggo itu menjaga tetangga. Jadi kalau ada yang sakit, diantar ke rumah sakit, kalau ada yang tidak bisa makan, dikasih tetangganya. Ada semangat gotong royong yang dibangun. Kalau itu dijalankan, pasti kita mampu menghadapi pandemi," kata Ganjar.

Ditemui usai acara, Ganjar mengatakan senang bisa terlibat dalam acara itu.

"Konteksnya bagus, tentang protokol kesehatan, vaksin dan kepedulian pada sesama. Termasuk bagaimana menggunakan media dengan baik. Kontennya yang sekarang penting dibicarakan bersama agar kita tidak ribut dengan berita negatif," pungkasnya. (flo/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler