PDIP Dukung Pemerintah Tangkap Pelaku Sindikat Beras Plastik

Hasto: Kasus Ini Tidak Bisa Dianggap Remeh

Senin, 25 Mei 2015 – 15:24 WIB
Hasto Kristiyanto. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan merespons positif gerak cepat pemerintah dalam menangani kasus beredarnya beras plastik atau yang mengandung bahan sintetis. 

"Langkah simultan pemerintah, baik melalui operasi penarikan beras 'beracun', maupun melalui operasi yustisia untuk menangkap para penyelundupnya, menunjukkan bahwa dalam masalah pangan pemerintah sudah menyikapi secara serius," ungkap Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Senin (25/5).

BACA JUGA: Kedua Kubu Anggap Ide Akbar Tanjung Sulit Dilaksanakan

PDI Perjuangan berharap kasus tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan petani, untuk mewujudkan kedaulatan pangan sehingga kasus beras palsu tidak akan terulang lagi.

"Beredarnya beras plastik tidak bisa dianggap remeh. Selain menyentuh aspek kedaulatan ekonomi, juga membahayakan rakyat, mengingat negara bertugas melindungi segenap bangsa dan wilayah Indonesia. Karena itulah pemerintah tidak boleh kalah. Beredarnya beras plastik tidak hanya pelanggaran kedaulatan wilayah. Atas dasar hal itu, PDI Perjuangan memberikan dukungan kepada pemerintah untuk menggunakan alat negara untuk menangkap pelaku kejahatan ekonomi tersebut," kata Hasto.

BACA JUGA: Briptu Agung Diperiksa KPK

Hasto mengatakan, PDI Perjuangan juga mewaspadai bahwa beredarnya beras plastik sebagai bagian dari sindikat impor beras. Untuk itu, pemberantasan beras ilegal tersebut harus menjadi momentum untuk memerangi para penyelundup.

"PDI Perjuangan mengajak semua pihak untuk memerhatikan upaya mewujudkan kedaulatan pangan yang membuat petani Indonesia berproduksi dan merdeka di tanah airnya sendiri," ujarnya.

BACA JUGA: Sembako Naik, DPR Sebut Kemendag Kecolongan

Hasto menegaskan, sudah saatnya politik pangan yang berpihak pada petani dikedepankan, termasuk memperbaiki sistem produksi pasca panen. "Bulog pun harus diperkuat agar bisa membeli gabah secara langsung dengan petani, termasuk kerjasama dengan pemda," pungkasnya. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... JK: PSSI Jangan Macam-Macam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler