PDIP Gelar Festival Pahlawan Desa, Begini Harapan Bu Mega

Sabtu, 10 Juli 2021 – 17:56 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - PDI Perjuangan menggelar festival mengenai tokoh desa atau kelurahan melalui video pendek dengan tema Festival Pahlawan Desa.

Pemenang akan menerima Piala Megawati Kawal Pancasila dari Desa.

BACA JUGA: Megawati Soekarnoputri Sangat Berduka

Peluncuran festival itu dilaksanakan secara virtual di Jakarta, Sabtu (10/7), yang dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Hadir juga jajaran Ketua DPP PDIP seperti Puan Maharani, Tri Rismaharini, Yasonna Laoly, Ahmad Basarah, Rokhmin Dahuri, Sri Rahayu, dan Yanti Sukamdani.

BACA JUGA: PDIP Minta Lembaga Kesehatan Pemerintah Keluar dari Kemapanan Birokrasi

Pengurus Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDIP yang menginisiasi acara itu juga menghadiri peluncuran, yaitu Ketua Aria Bima, Sekretaris Rano Karno, Bendahara Vita Ervina, dan Abidin Fikri. Sementara Kirana Larasati sebagai moderator.

Hasto mengatakan, Megawati mengharapkan kegiatan ini tak hanya bicara tokoh penggerak desa atau kelurahan.

BACA JUGA: 1.000 Orang Ikuti Vaksinasi Gratis Bersama PDIP Jakarta Utara

Namun, bagaimana dengan kegiatan ini mampu menunjukkan desa yang sebenarnya, mulai keindahannya, makanannya, tradisi, dan kultur yang tumbuh di desa tersebut.

"Bu Mega berpesan agar saat kami bicara desa, maka desa harus jadi pusat pergerakan kepartaian, desa harus jadi pusat penghormatan dan pembumian Pancasila," kata Hasto. 

Dia melanjutkan, Presiden Kelima RI itu mengingatkan bahwa desa adalah ujung tombak pemerintahan. Desa juga sumber kehidupan adat istiadat yang merupakan kepribadian bangsa.

Karena itu, lanjut Hasto, Megawati berharap kegiatan ini jadi momentum untuk mengingatkan kader agar bergerak dari desa sebagai basis teritorial dalam menghadirkan seluruh cita-cita dan gagasan Bung Karno.

"Menurut Ibu Mega, dari bergerak di desa, bisa dimulai misalnya dari sanitasi. Soal kebersihan desa, ketersediaan air bersih, kecukupan gizi di desa, dan gotong royong yang menjadi jadi nilai penggerak di desa, saling membantu satu sama lain sehingga semua jadi lebih ringan karena gotong royong itu," urainya.

Hasto menambahkan, PDIP baru saja mengeluarkan surat edaran kepada kadernya di seluruh Indonesia. Isinya, mengingatkan kader partai bahwa jebakan utama ialah perasaan mapan. Jangan sampai partai sebagai pemenang pemilu kader merasa tak mau bekerja keras.

"Maka kader harus mendorong fighting spirit, cari tantangan baru demi menjalankan ajaran Bung Karno. Dan ini harus dilaksanakan dengan kesadaran yang tinggi. Sehingga kader bergerak, berinisiatif dengan kesadarannya, tanpa harus diperintah lebih dulu," beber Hasto. (tan/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler