PDIP: Menang dengan Cara Curang = Makar

Kamis, 09 April 2009 – 14:15 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP, Taufik Kiemas menilai penyelengaraan Pemilu legislatif masih tetap diwarnai kecuranganMenurutnya, menang pemilu dengan cara curang sama saja makar.

Kepada wartawan usai mencontreng di TPS 037, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Taufik Kiemas mengaku hingga detik-detik terakhir sebelum TPS dibuka masih mendapat laporan kecurangan

BACA JUGA: SBY Minta DPC Segera Lapor Hasil Pemilu

"Di kantong-kantong PDIP ada yang nggak dapat (surat undangan maupun masuk DPT," ungkapnya.

Menurutnya, hal itu dapat menimbulkan kekacauan pemilu
"Kalau kacau ya melanggar UU

BACA JUGA: Mega Nyontreng di Depan Rumah

Bahasa kerennya makar
Kalau curang kan makar (karena melanggar UU)," ulasnya.

Lantas bagaimana jika PDIP kalah? "Kalau nggak ada yang makar (menang curang) kita kalah atau menang tetap tenang," ucapnya.

Lantas apakah PDIP melihat pelaku indikasi kecurangan? Taufik menegaskan hal itu akan terjawab

BACA JUGA: Golput Di TPS JK 50 Persen

"Kita liat saja nantiKalau dirubung ramai-ramai gini kan orang nggak bisa curang lagi," ulasnya.

Disinggung tentang peluang PDIP memenangi Pemilu, Taufik Kiemas mengatakan, kemenangan tidak ditentukan hari pencontrengan saja, tetapi juga kerja keras PDIP selama lima tahun belakangan ini.

"Lima tahun lalu kan PDIP mabokTidak pernah terima kasih sama rakyat2004 PDIP tak didukung rakyatnya2005 baru PDIP berjuang memperbaikinya," ucapnya.

Sebagai partai oposisi, imbuh Taufik, PDIP selalu membela rakyat"Sekarang sudah waktunyaTerserah pada rakyat2004 PDIP brengsek saja masih 18,5 persen," ujarnya optimis.

Ditanya soal koalisi paska pemilu, Taufik menegaskan bahwa koalisi selalu menjadi hal yang menarikBahkan selain koalisi Golden Triangle, Taufiik akan memerluasnya dengan melibatkan Partai Amanat Nasional (PAN)"Arahnya PDIP, Golkar, PPP dan PAN," tukasnya.(ara/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... LP Cipinang Sediakan 9 TPS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler