Pecat Dr Terawan, Irma Chaniago: IDI Jadi Organisasi Elitis, Superbody, dan Arogan

Senin, 28 Maret 2022 – 11:04 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menyatakan IDI menjadi organisasi yang elitis, superbody, dan arogan, buntut pemecatan dr Terawan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menyatakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjadi organisasi yang elitis, superbody dan arogan.

Hal ini disampaikan buntut dari pemecatan dr Terawan oleh IDI.

Irma menyebutkan saat ini Indonesia, kekurangan dokter spesialis, bahkan ada 2.500 dokter muda yang terancam menganggur karena tidak lulus ujian kompetensi.

"IDI tidak memperjuangkan hal tersebut, padahal tes itu jadi momok bagi para dokter muda agar bisa bekerja," kata Irma kepada JPNN.com, Senin (28/3).

Tak hanya itu dia juga menyebutkan banyak dokter yang sangat tergantung dengan kebaikan hati itu untuk mengurus perpanjangan Surat Tanda Registrasi agar bisa terus bekerja.

"Akibatnya IDI menjadi organisasi yang elitis, superbody, dan arogan," lanjutnya.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memecat eks Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto dari keanggotaan. Pemberhentian dilaksanakan selambat-lambatnya 28 hari kerja

Pemecatan dilakukan berdasarkan hasil keputusan Muktamar Ke-31 IDI di Banda Aceh, Jumat (25/3).(mcr8/jpnn)

BACA JUGA: Nasib Terawan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hadiri Silaturahmi Hati Pemimpin Bangsa dan Rakyat, Gus Muhaimin Sampaikan 3 Hal Penting


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler